Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
JeparaPendidikan

Siswa MTs Darul Huda Jepara Dianiaya Teman Sekelas, Keluarga Ancam Tempuh Jalur Hukum

1014
×

Siswa MTs Darul Huda Jepara Dianiaya Teman Sekelas, Keluarga Ancam Tempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
Korban perundungan, siswa MTs Darul Huda Karanggondang, Jepara, mengalami luka lebam setelah dianiaya teman sekelasnya. (Foto: Jurnalis Tubagus Sadikin / News-Bidik)

NEWS-BIDIK, Jepara – Seorang siswa MTs Darul Huda Karanggondang, Jepara, berinisial N, menjadi korban penganiayaan oleh teman sekelasnya sendiri pada Selasa (5/8/2025). Insiden ini diduga dipicu oleh adu mulut antara keduanya hingga berujung pemukulan.

Menurut keterangan yang dihimpun, pelaku berinisial I memukul korban berulang kali menggunakan tangan, bahkan membenturkan kepala korban ke tembok. Akibat kejadian itu, N mengalami luka lebam di wajah, pusing, dan nyeri pada mata. Kepala korban juga diduga mengalami luka dalam.

Baca Juga

Mafia Solar Subsidi Diduga Kuasai SPBUN Tubanan Jepara, Nelayan Merugi

Peristiwa tersebut terjadi di dalam kelas saat pergantian jam pelajaran. Sejumlah teman sekelas menyaksikan langsung kejadian ini. Namun, pihak guru yang mengawasi saat itu diduga lengah sehingga aksi kekerasan terlepas dari pantauan. Hingga kini, pihak sekolah belum memberikan sanksi kepada pelaku.

Baca Juga

SDN 1 Bandengan: Tidak Ada Paksaan, Sumbangan Gapura Bersifat Sukarela

Pihak keluarga korban mengaku tidak terima atas kejadian tersebut. Ujatko, paman korban, menegaskan akan meminta pertanggungjawaban dari keluarga pelaku maupun pihak sekolah.

“Kalau bertanggung jawab harus sepenuhnya, jangan hanya sekadar membantu. Keponakan saya mengalami luka fatal dan kerugian imateriel,” ujar Ujatko, Senin (11/8/2025).

Ia menambahkan, jika tidak ada itikad baik dari pihak pelaku maupun sekolah, keluarga korban siap menempuh jalur hukum.

Baca Juga

Proyek Jalan di Desa Mambak Jepara Diduga Asal Jadi, LPK Ancam Laporkan ke Tipikor

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil terhadap pelaku penganiayaan.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Proyek revitalisasi SD Negeri 5 Cepogo dengan nilai anggaran hampir Rp800 juta hingga kini belum rampung meski telah melewati batas waktu pelaksanaan. Selain keterlambatan, tim aliansi dan media juga menemukan pekerja di lokasi proyek tidak menggunakan alat pelindung diri, yang berpotensi melanggar aturan keselamatan kerja,” ujar tim investigasi aliansi kepada NEWS BIDIK, Jumat (26/12/2025).

Jawa Tengah

Pembangunan revitalisasi SMP Tahfidz Annur Tahunan Jepara kembali disorot. Temuan di lapangan menunjukkan sejumlah bagian bangunan diduga tidak sesuai spesifikasi, mulai dari pengecoran hingga atap yang dinilai tidak memenuhi standar. Minimnya pengawasan proyek turut menjadi sorotan, sementara panitia tetap optimistis pekerjaan selesai sebelum tenggat, meski progres dinilai jauh dari target.”

Hukum & Kriminal

Temuan di lapangan memperlihatkan adanya dugaan kuat penyimpangan pada proyek revitalisasi SD Negeri 2 Geneng Jepara. Pekerjaan yang seharusnya dilaksanakan dengan mekanisme swakelola justru dikerjakan oleh pihak rekanan, sehingga menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi, mutu, dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara. Lembaga dan tim media berencana membawa temuan ini ke BPK serta Kejaksaan untuk memastikan ada penegakan hukum yang tegas.”

Jawa Tengah

Polemik antara warga Desa Damarjati dan pemerintah desa mencuat setelah Agos Alesta menyampaikan kritik terbuka terkait kedisiplinan aparatur dan dugaan masalah administrasi. Pemerintah desa membantah tuduhan tersebut dan menilai aksi itu dilakukan tanpa konfirmasi. Kedua pihak kini saling memberi klarifikasi, sementara masyarakat menunggu langkah mediasi agar konflik tidak melebar.