Scroll untuk baca berita
JeparaPendidikan

Siswa MTs Darul Huda Jepara Dianiaya Teman Sekelas, Keluarga Ancam Tempuh Jalur Hukum

1214
×

Siswa MTs Darul Huda Jepara Dianiaya Teman Sekelas, Keluarga Ancam Tempuh Jalur Hukum

Sebarkan artikel ini
Korban perundungan, siswa MTs Darul Huda Karanggondang, Jepara, mengalami luka lebam setelah dianiaya teman sekelasnya. (Foto: Jurnalis Tubagus Sadikin / News-Bidik)

NEWS-BIDIK, Jepara – Seorang siswa MTs Darul Huda Karanggondang, Jepara, berinisial N, menjadi korban penganiayaan oleh teman sekelasnya sendiri pada Selasa (5/8/2025). Insiden ini diduga dipicu oleh adu mulut antara keduanya hingga berujung pemukulan.

Menurut keterangan yang dihimpun, pelaku berinisial I memukul korban berulang kali menggunakan tangan, bahkan membenturkan kepala korban ke tembok. Akibat kejadian itu, N mengalami luka lebam di wajah, pusing, dan nyeri pada mata. Kepala korban juga diduga mengalami luka dalam.

Baca Juga

Mafia Solar Subsidi Diduga Kuasai SPBUN Tubanan Jepara, Nelayan Merugi

Peristiwa tersebut terjadi di dalam kelas saat pergantian jam pelajaran. Sejumlah teman sekelas menyaksikan langsung kejadian ini. Namun, pihak guru yang mengawasi saat itu diduga lengah sehingga aksi kekerasan terlepas dari pantauan. Hingga kini, pihak sekolah belum memberikan sanksi kepada pelaku.

Baca Juga

SDN 1 Bandengan: Tidak Ada Paksaan, Sumbangan Gapura Bersifat Sukarela

Pihak keluarga korban mengaku tidak terima atas kejadian tersebut. Ujatko, paman korban, menegaskan akan meminta pertanggungjawaban dari keluarga pelaku maupun pihak sekolah.

“Kalau bertanggung jawab harus sepenuhnya, jangan hanya sekadar membantu. Keponakan saya mengalami luka fatal dan kerugian imateriel,” ujar Ujatko, Senin (11/8/2025).

Ia menambahkan, jika tidak ada itikad baik dari pihak pelaku maupun sekolah, keluarga korban siap menempuh jalur hukum.

Baca Juga

Proyek Jalan di Desa Mambak Jepara Diduga Asal Jadi, LPK Ancam Laporkan ke Tipikor

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait langkah yang akan diambil terhadap pelaku penganiayaan.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

“Universitas Muria Kudus diharapkan menjadi pusat pelatihan dan persiapan calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global. Dengan dukungan pelatihan bahasa, peningkatan kompetensi, uji kompetensi, hingga proses penempatan, lulusan SMK diharapkan mampu bersaing di pasar kerja internasional dengan tetap mengutamakan perlindungan dan keselamatan pekerja migran.”

Daerah

“Bantuan revitalisasi SMP Islam Darurrohman Jondang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan anggaran hampir Rp500 juta, menjadi sorotan. Pekerjaan yang meliputi atap, jendela, dan lantai dinilai perlu diklarifikasi karena kondisi gedung sekolah telah berusia lebih dari 40 tahun. Pihak sekolah mengaku sebelumnya mengusulkan penanganan gedung yang dianggap menjadi prioritas, namun pekerjaan yang diarahkan justru mencakup tiga bagian tersebut. Selain itu, pelaksanaan proyek juga disorot terkait pengawasan dan penggunaan tenaga kerja dari luar desa. Tim media mendorong pihak dinas dan instansi terkait melakukan pemeriksaan teknis serta administrasi untuk memastikan pekerjaan sesuai perencanaan, spesifikasi, dan ketentuan mekanisme