Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYASOSIAL-KEMANUSIAAN

Tim Medis Puskesmas Ujong Fatihah Tinjau Pasien ODGJ di Purworejo 

422
×

Tim Medis Puskesmas Ujong Fatihah Tinjau Pasien ODGJ di Purworejo 

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Nagan Raya. Kepala Pukesmas Ujong Fatihah Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Cut Elli, SKM, bersama dokter dan petugas kesehatan jiwa meninjau kediaman Sutrisno, warga Gampong Purworejo, kecamatan setempat yang dinyatakan sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).


“Dalam kunjungan itu turut didampingi Keuchik Jondirman beserta aparatur gampong tersebut, Rabu,(23/7/2025).

Cut Elli yang dikonfirmasi awak media mengatakan, Sutrisno yang tinggal bersama ibunya, Ruslaini, mengalami kelainan mental sejak kecil dan sudah pernah dirujuk ke Klinik Zaitun di Meulaboh (Aceh Barat).

Sekarang, lanjutnya, pihak Puskesmas akan menangani yang bersangkutan dengan memberikan obat yang harus diminum rutin minimal enam bulan dan dipantau setiap bulan oleh petugas kesehatan jiwa.

“Untuk sementara obat-obatan akan diantar melalui bidan desa, mengingat kondisi pasien berasal dari keluarga tidak mampu,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Ujong Patihah itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi kondisi pasien ODGJ tersebut. “Saya ucapkan terima kasih sekaligus menghimbau kepada masyarakat bila ada warga yang mengalami hal serupa segera melaporkan ke bidan desa setempat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”