Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYASOSIAL-KEMANUSIAAN

Tim Medis Puskesmas Ujong Fatihah Tinjau Pasien ODGJ di Purworejo 

346
×

Tim Medis Puskesmas Ujong Fatihah Tinjau Pasien ODGJ di Purworejo 

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Nagan Raya. Kepala Pukesmas Ujong Fatihah Kecamatan Kuala, Nagan Raya, Cut Elli, SKM, bersama dokter dan petugas kesehatan jiwa meninjau kediaman Sutrisno, warga Gampong Purworejo, kecamatan setempat yang dinyatakan sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).


“Dalam kunjungan itu turut didampingi Keuchik Jondirman beserta aparatur gampong tersebut, Rabu,(23/7/2025).

Cut Elli yang dikonfirmasi awak media mengatakan, Sutrisno yang tinggal bersama ibunya, Ruslaini, mengalami kelainan mental sejak kecil dan sudah pernah dirujuk ke Klinik Zaitun di Meulaboh (Aceh Barat).

Sekarang, lanjutnya, pihak Puskesmas akan menangani yang bersangkutan dengan memberikan obat yang harus diminum rutin minimal enam bulan dan dipantau setiap bulan oleh petugas kesehatan jiwa.

Untuk sementara obat-obatan akan diantar melalui bidan desa, mengingat kondisi pasien berasal dari keluarga tidak mampu,” ungkapnya.

Kepala Puskesmas Ujong Patihah itu juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga yang telah memberikan informasi kondisi pasien ODGJ tersebut. “Saya ucapkan terima kasih sekaligus menghimbau kepada masyarakat bila ada warga yang mengalami hal serupa segera melaporkan ke bidan desa setempat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”

Aceh

“Konferensi pers ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk menghadirkan keterbukaan informasi, memperkuat komunikasi publik, serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang terkait pelayanan di RSUD Sultan Iskandar Muda.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Persoalan yang mencuat di RSUD Sultan Iskandar Muda tidak hanya menyangkut administrasi dan keuangan, tetapi juga menyentuh kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Mulai dari keterlambatan pembayaran TPP ASN, persoalan sanitasi, hingga temuan BPK terkait indikasi pembayaran jasa pelayanan kesehatan secara ganda menjadi perhatian yang diharapkan segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh dan langkah perbaikan tata kelola oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel Polri untuk meningkatkan produktivitas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tantangan Polri ke depan semakin berat dan kompleks, sehingga seluruh personel dituntut terus meningkatkan integritas dan pelayanan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Nagan Raya,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K.

Aceh

“Terbitnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Giok Nagan menjadi langkah strategis dalam melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi potensi unggulan daerah. Pengakuan ini diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk terus mengembangkan Giok Nagan secara berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Nagan Raya.”