Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPeristiwa

Hidup Dalam Kekurangan, Ruslaini dan Anak ODGJ di Nagan Raya Butuh Uluran Tangan

960
×

Hidup Dalam Kekurangan, Ruslaini dan Anak ODGJ di Nagan Raya Butuh Uluran Tangan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,//Nagan Raya – Di tengah kemeriahan peringatan HUT ke-23 Kabupaten Nagan Raya, masih ada warganya yang luput dari perhatian. Ruslaini, seorang ibu asal Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Nagan Raya, hidup dalam kondisi serba kekurangan sambil merawat anak laki-lakinya yang mengalami gangguan jiwa.

 

Kepada tim liputan Aceh yang berkunjung langsung ke rumahnya, Ruslaini menceritakan kisah hidupnya yang penuh keprihatinan. Ia tidak memiliki penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Demi sesuap nasi, ia terpaksa memungut brondolan kelapa sawit dari kebun milik PT Sofindo Seunagan, meski ia sadar hal itu melanggar aturan.

 

“Sering kali kami tidak makan, kalau pun makan hanya dengan nasi dan garam,” tutur Ruslaini dengan mata berkaca-kaca. Selasa, (22/7/2025).

 

Anaknya yang mengalami gangguan jiwa bahkan harus tinggal terkurung di dalam ruangan yang menyerupai jeruji besi selama bertahun-tahun. Kondisi rumah yang ia tempati pun sangat memprihatinkan. Rumah itu adalah milik adik kandungnya, tempat ia menumpang karena tidak memiliki rumah sendiri.

 

Kondisi ini membutuhkan perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan dinas terkait, agar Ruslaini dan anaknya dapat memperoleh kehidupan yang layak. Mereka juga sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan yang tergerak membantu meringankan beban hidupnya.

 

Bagi masyarakat maupun dermawan yang ingin membantu, dapat langsung mengunjungi kediaman Ruslaini di Desa Purworejo, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, tepat di samping masjid desa tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.