Scroll untuk baca berita
Daerah

Nestapa Mbah Supi: Lansia Sebatang Kara di Karang Joho Tinggal di Rumah Hampir Roboh

573
×

Nestapa Mbah Supi: Lansia Sebatang Kara di Karang Joho Tinggal di Rumah Hampir Roboh

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//SEMARANG – Di balik ketenangan Dusun Karang Joho, RT 01 RW 04, Desa Samban, Kabupaten Semarang, tersimpan kisah memilukan dari seorang warga lanjut usia bernama Mbah Supi. Hidup sebatang kara tanpa sanak saudara, perempuan sepuh ini menempati rumah yang nyaris roboh, jauh dari kata layak huni. Selasa. (13/5/2025).

Kondisi Mbah Supi memantik keprihatinan warga sekitar yang menilai pemerintah desa seolah abai terhadap warganya yang hidup dalam keterbatasan. Beberapa warga yang ditemui enggan disebutkan namanya, namun mereka menyuarakan keprihatinan dan kekecewaan terhadap kurangnya perhatian dari perangkat desa hingga tingkat kelurahan.

“Kasihan Mbah Supi, sudah tua, hidup sendiri, rumahnya juga hampir roboh. Kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap salah satu tetangga.

Warga lain pun mempertanyakan kinerja pemerintah setempat dalam menyalurkan bantuan sosial. “Kami heran, kenapa belum ada bantuan yang sampai ke beliau. Padahal beliau warga asli sini dan sangat membutuhkan,” ujar seorang warga lain dengan nada kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari perangkat Dusun Karang Joho. Pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada kepala dusun maupun pihak kelurahan.

Kasus Mbah Supi menjadi potret buram pelayanan sosial di tingkat desa, khususnya dalam mendeteksi dan merespons kondisi warganya yang rentan. Masyarakat berharap adanya gerak cepat dari pemerintah desa, Kabupaten Semarang, serta dinas terkait untuk memberikan bantuan yang nyata dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Semarang juga diharapkan segera turun tangan dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program bantuan sosial yang berjalan. Transparansi serta akuntabilitas menjadi hal krusial agar bantuan tepat sasaran dan tidak meninggalkan warga seperti Mbah Supi dalam ketidakpastian.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying BBM. Ia menegaskan stok BBM di wilayah Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, dipastikan aman dan mencukupi sesuai kebutuhan masyarakat. Polres Nagan Raya juga akan menindak tegas praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM sesuai ketentuan hukum yang berlaku.”
Sabtu, (7/3/2026).
Dok: Humas Polres Nagan Raya

Daerah

“Berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi,” ujar Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, saat kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

Aceh

“Dugaan pembalakan liar di kawasan Hutan Ujong Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, disebut telah berlangsung berbulan-bulan tanpa penindakan tegas. Aktivitas penebangan kayu diduga dilakukan tanpa izin resmi sebagaimana diatur dalam UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) dan KPH Wilayah IV Aceh segera turun tangan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang berpotensi merugikan negara serta mengancam kelestarian lingkungan.”