Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS BIDIK SIDOARJO

Pemkab Sidoarjo Gelar Tes Kebugaran, 200 Calon Jamaah Haji Jalani Lari 1.600 Meter

470
×

Pemkab Sidoarjo Gelar Tes Kebugaran, 200 Calon Jamaah Haji Jalani Lari 1.600 Meter

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memastikan kesiapan fisik calon jamaah haji (CJH) sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Sebanyak 200 CJH mengikuti tes kebugaran yang digelar di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (26/4/2025).

Tes kebugaran tersebut berupa lari sejauh 1.600 meter dan diikuti oleh calon jamaah yang tidak memiliki riwayat gangguan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan mengukur kesiapan fisik CJH dalam menghadapi rangkaian ibadah haji, yang dikenal membutuhkan kondisi tubuh prima.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan tersebut. Turut hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo yang memberikan dukungan langsung kepada para peserta.

Dalam sambutannya, Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa kesehatan calon jamaah haji menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya kondisi fisik yang optimal untuk menunjang kelancaran ibadah.

“Ibadah haji adalah ibadah fisik yang cukup berat. Melalui tes kebugaran ini, kita dapat memetakan kesiapan para calon jamaah haji. Kami berharap seluruh CJH asal Sidoarjo dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat,” ujar Hj. Mimik.

Tes kebugaran ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para calon tamu Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Daerah

“Peninjauan langsung oleh Tim Wasops Itwasum Mabes Polri menjadi bukti keseriusan dalam memastikan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran 1447 H. Pos Terpadu Polres Gowa dinilai siap secara operasional, sekaligus menghadirkan pelayanan humanis dengan sentuhan kearifan lokal demi kenyamanan masyarakat.”