Scroll untuk baca berita
AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Kabupaten Nagan Raya. LSM GMBI Angkat Bicara

1521
×

Gas Elpiji 3 Kg Langka Di Kabupaten Nagan Raya. LSM GMBI Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Nagan Raya. Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg subsidi di kabupaten Nagan Raya kembali menghantui warga / masyarakat di segala Plosok desa kabupaten Nagan Raya.kondisi yang memicu keresahan di tengah tengah masyarakat , Terutama ditengah tengah situasi sulit pasca banjir yang melanda wilayah propinsi Aceh dan Sumatera .

Pangkalan “Hilang Bak Ditelan Bumi”

Keluhan masyarakat dibeberapa kecamatan yang berada di kabupaten Nagan Raya Salah seorang warga mengungkapkan bahwa pangkalan gas di desa mereka seolah menghilang tanpa jejak dalam sebulan terakhir.

Kami kesulitan mencari gas elpiji ini. Di tingkat pengecer stok sering kosong, bahkan pangkalan di desa kami tiba-tiba hilang bak ditelan bumi. Kami berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar suplai kembali normal,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh seorang ibu rumah tangga di kecamatan darul makmur dan Tripa makmur yang meminta identitasnya dirahasiakan. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera memperbaiki sistem distribusi agar kebutuhan pokok rumah tangga tidak terganggu.

Menunggu Respon Pemerintah

Masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melakukan sidak ke lapangan untuk mencari penyebab kelangkaan, apakah murni karena kekurangan pasokan atau adanya praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Nagan Raya. Diharapkan pemerintah Mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis gas subsidi ini.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.

Aceh

“LSM GMBI Aceh mendesak audit menyeluruh dana kebencanaan Kota Langsa setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data penerima bantuan. Transparansi dan akuntabilitas dinilai lemah, sehingga berpotensi mencederai keadilan bagi korban banjir. Audit independen dianggap penting untuk memastikan setiap rupiah digunakan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik