Scroll untuk baca berita
Aceh

BNPB Tinjau Jalur Beutong Ateuh Banggalang, Pemerintah Pusat Respon Cepat Seruan Bupati Nagan Raya

2912
×

BNPB Tinjau Jalur Beutong Ateuh Banggalang, Pemerintah Pusat Respon Cepat Seruan Bupati Nagan Raya

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Suka Makmue .Pemerintah pusat bergerak cepat merespons pernyataan Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. (TRK), terkait potensi wilayah Nagan Raya sebagai akses pembuka isolasi kawasan tengah Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tengah.

Sehari setelah pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (13/12/2025), Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, S.Pd., M.A.P., M.M., bersama Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Kementerian Pekerjaan Umum untuk Aceh, Ir. Tabrani, S.T., M.T., melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana.

Kunjungan lapangan yang berlangsung pada Minggu (14/12/2025) itu difokuskan pada kondisi akses jalan dan jembatan yang terputus di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Infrastruktur tersebut merupakan jalur penghubung strategis antarkabupaten yang terdampak signifikan akibat bencana alam.

Peninjauan ini tidak hanya bertujuan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan infrastruktur, tetapi juga menjadi langkah awal dimulainya rangkaian program rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab–rekon) di wilayah perbukitan yang selama ini memegang peran penting bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat lintas daerah.

Bupati TRK yang terus mengawal langsung kondisi masyarakat terdampak menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan program pemulihan pascabencana. Menurutnya, Beutong Ateuh Banggalang memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Tengah.

“Kami berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dipercepat, termasuk pembangunan jembatan bailey. Akses yang dibangun nantinya tidak hanya bersifat sementara, tetapi benar-benar dapat dilalui kendaraan roda empat dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas TRK.

Sebelumnya, Bupati TRK juga mengajak Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., untuk meninjau kondisi perumahan warga yang terdampak bencana di kawasan tersebut.

Langkah menghadirkan pejabat pusat ke lapangan, kata TRK, merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mengoptimalkan dukungan pemerintah pusat guna mempercepat proses rehab–rekon, tidak hanya di Beutong Ateuh Banggalang, tetapi juga di kecamatan lain yang terdampak banjir.

“Pemerintah pusat telah melihat langsung kondisi riil di lapangan. Kita berharap realisasi pembangunan tidak hanya menyasar perumahan, tetapi juga infrastruktur jalan dan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar TRK yang juga mantan pimpinan DPR Aceh.

Ia menegaskan, Pemkab Nagan Raya siap bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh agar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif serta tepat sasaran bagi masyarakat terdampak.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, menyampaikan bahwa Jalan Lintas Beutong Ateuh Banggalang memiliki nilai strategis dalam membuka kembali akses wilayah tengah Aceh yang sempat terisolasi akibat bencana.

“Jalur ini sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah, bahkan hingga Gayo Lues. Karena itu, penanganan infrastruktur di kawasan ini menjadi bagian krusial dalam proses pemulihan pascabencana,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati TRK turut didampingi Wakil Bupati Nagan Raya Raja Sayang, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Zulkifli, S.Pd., Kepala Pelaksana BPBD Nagan Raya, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pasar murah bukan sekadar menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban masyarakat. Meski jumlah paket masih terbatas, komitmen menghadirkan program pro-rakyat akan terus dilakukan secara berkelanjutan.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. Hizbulwatan.

Aceh

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat setelah dua warga Kubang Gajah diwajibkan melapor ke Polsek Kuala Pesisir usai dilaporkan PT Socfindo Seunagan atas dugaan pengambilan berondolan sawit kering. Warga mempertanyakan penerapan asas keadilan karena berondolan yang dipersoalkan disebut merupakan sisa panen yang telah lama tertinggal di lokasi pembuangan janjang kosong (jangkos), sementara pihak perusahaan hingga kini belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Dugaan aktivitas illegal logging di kawasan hutan lindung Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, kembali menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, KPH Wilayah IV, dan Satgas PKH bertindak tegas, transparan, serta mengusut tuntas apabila ditemukan indikasi keterlibatan pihak-pihak yang melindungi praktik pembalakan liar tersebut. Penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi kunci menyelamatkan hutan Aceh dari kerusakan yang semakin meluas.”