Scroll untuk baca berita
AcehPendidikan

Bupati dan Wabup Gelar Temu Ramah dengan Kepala TK, SD, dan SMP Se-Kabupaten Nagan Raya

187
×

Bupati dan Wabup Gelar Temu Ramah dengan Kepala TK, SD, dan SMP Se-Kabupaten Nagan Raya

Sebarkan artikel ini
Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati, Raja Sayang, saat temu ramah dengan para kepala TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Nagan Raya di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (9/9/2025). Dok poto newsbidik.com /Zahari Z

NEWS BIDIK, ACEH Nagan Raya– Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., bersama Wakil Bupati, Raja Sayang, mengadakan temu ramah dan konsolidasi dengan para kepala sekolah dari jenjang TK, SD, hingga SMP se-Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (9/9/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya yang akrab disapa TRK menekankan pentingnya pendidikan sebagai tulang punggung pembangunan daerah. “Tanpa pendidikan yang kuat dan berkualitas, kita tidak mungkin menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.

Bupati TRK menambahkan, peran kepala sekolah bukan hanya jabatan administratif semata. Kepala sekolah bertanggung jawab memastikan layanan pendidikan berjalan baik, guru melaksanakan tugasnya, lingkungan sekolah aman dan nyaman bagi peserta didik, serta semua proses administrasi dan pengelolaan sekolah sesuai aturan.

Ia juga menyoroti adanya kesalahpahaman persepsi sebagian masyarakat terhadap jenjang SD dan SMP. “Padahal sekolah SD dan SMP mengajarkan pelajaran agama, termasuk materi muatan lokal dan jam nol. Apalagi di Aceh, kita menerapkan kurikulum pendidikan Islami,” jelasnya.

Bupati TRK meminta kepala sekolah dapat memperkuat implementasi Jam Nol sesuai edaran Dinas Pendidikan. Bila perlu, edaran tersebut akan ditetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) agar lebih efektif. Tujuannya, menciptakan citra positif terhadap satuan pendidikan jenjang SD dan SMP.

“Saya memahami menjadi kepala sekolah saat ini tidak mudah. Tanggung jawab besar, tekanan tinggi, dan tuntutan terus meningkat. Namun, dengan semangat kebersamaan, niat tulus, dan kerja keras, kita bisa menghadapi tantangan bersama,” ungkapnya.

Bupati TRK menambahkan, Pemkab Nagan Raya akan terus mendukung pendidikan melalui penyediaan infrastruktur, tunjangan, dan kebijakan yang berpihak pada mutu dan keadilan.

 “Mari jadikan pertemuan ini sebagai langkah awal sinergi lebih erat dan konstruktif, dengan tujuan memajukan pendidikan di Kabupaten Nagan Raya yang kita cintai,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Zulkifli, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan terkait Pelaksanaan Jam Nol. Program ini dirancang untuk meningkatkan budaya belajar dan kedisiplinan siswa dan guru, sekaligus membentuk karakter peserta didik.

“Keberhasilan Jam Nol sangat tergantung pada komitmen kepala sekolah sebagai pemimpin. Kepala sekolah harus menjadi teladan kedisiplinan, begitu pula guru, yang menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat untuk maju,” sebutnya.

Kadisdik juga menekankan harapan besar masyarakat terhadap dunia pendidikan. “Orang tua menitipkan anak-anaknya kepada kita, berharap mereka tumbuh menjadi generasi cerdas, berakhlak mulia, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Mari jadikan pekerjaan kita sebagai ladang pengabdian, bekerja dengan hati, tulus, dan penuh tanggung jawab,” tutupnya.

Sebagai informasi, di Kabupaten Nagan Raya terdapat 41 TK, 137 SD, dan 42 SMP. Acara dihadiri pula oleh Ketua DPRK, Sekda, para Asisten Sekda, Ketua beserta jajaran MPD, para pengawas sekolah, serta para kepala sekolah se-Kabupaten Nagan Raya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen memastikan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera diselesaikan dan ditempati sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., saat meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (25/01/2026).

Aceh

Penangkapan pelaku yang sempat buron ini merupakan bukti komitmen Polres Nagan Raya dalam menegakkan hukum dan memberikan perlindungan kepada korban. Setiap pelaku KDRT akan kami tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP Muhammad Rizal, S.E., S.H., M.H.

Aceh

Kami menyampaikan keputusan Bupati Nagan Raya yang diserahkan oleh DPMPTSP melalui kecamatan, selanjutnya kami sampaikan kepada pihak PT Mon Jambe yang beroperasi di Gampong Kila. Pemerintah mendukung investasi sepanjang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Camat Seunagan Timur, Said Mudhar, M.Pd., MM.

Aceh

Polri, khususnya Polres Nagan Raya, berkomitmen mendukung penuh program swasembada pangan nasional. Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mengawal serta mendukung program pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Wakapolres Nagan Raya Kompol Humaniora Sembiring, S.Kom., S.I.K.

Aceh

“Kesigapan warga bersama aparat kepolisian berhasil menyelamatkan nyawa seorang bocah 11 tahun yang diserang ular phyton di kawasan rawa Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya satwa liar di lingkungan sekitar permukiman,” ujar Kapolsek Kuala Pesisir IPDA Ghozi Al Falah, S.Tr.K.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengusulkan pembangunan 609 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Kami berharap pembangunan ini dapat segera direalisasikan, mengingat para pengungsi akan menghadapi bulan suci Ramadan,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H.

Aceh

Penarikan satu unit mobil oleh debt collector SMS Finance diduga dilakukan tanpa mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Modus yang digunakan dengan menyebut kendaraan dititipkan di Polsek Tadu Raya ternyata tidak terbukti, karena pihak Polsek menegaskan tidak pernah menerima titipan kendaraan dari pihak mana pun,” tegas sumber kepada media.