Scroll untuk baca berita
JakartaNasional

PERCEPAT TRANSPARANSI PUBLIK, SEKRETARIS KABINET TEMUI MENTERI IMIPAS

1009
×

PERCEPAT TRANSPARANSI PUBLIK, SEKRETARIS KABINET TEMUI MENTERI IMIPAS

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Kabinet RI, Tedi, bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, saat menggelar pertemuan strategis di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Jumat (25/7/2025). Pertemuan ini membahas percepatan transparansi dan reformasi pelayanan publik. (Dok. Sekretariat Kabinet/IG @setkabgoid)

NEWSBIDIK-JAKARTA — Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Tedi, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) pada Jumat (25/7). Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Menteri Imipas, Agus Andrianto, dalam rangka memperkuat sinergi dan percepatan reformasi pelayanan publik.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas strategi penguatan sistem pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Kunjungan ini juga diungkapkan secara resmi melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet pada Sabtu (26/7/2025).

“Kementerian Imipas saat ini memiliki lebih dari 65 ribu pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan jumlah SDM yang besar, pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan agar lebih efisien dan transparan,” ujar Tedi.

Menteri Imipas Agus Andrianto dalam kesempatan tersebut memaparkan 13 program akselerasi yang menjadi prioritas kementerian dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Berikut adalah 13 program akselerasi Kementerian Imipas:

1. Pemberantasan Peredaran Narkoba dan Penipuan di Lapas/Rutan, melalui pembersihan blok hunian, tes urine, dan optimalisasi program rehabilitasi.

2. Pemberdayaan Warga Binaan untuk Ketahanan Pangan, dengan kerja sama bersama Kementerian Pertanian.

3. Peningkatan Produksi UMKM oleh Warga Binaan, melalui intensifikasi kegiatan produktif di dalam lapas dan rutan.

4. Bantuan Sosial bagi Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Sekitar, sebagai bentuk kepedulian sosial.

5. Penanganan Kepadatan Lapas dan Rutan, melalui pemberian remisi, hak integrasi, cuti bersyarat, serta pembaruan regulasi dan penambahan kapasitas hunian.

6. Digitalisasi Layanan Keimigrasian, termasuk pengembangan aplikasi terpadu untuk seluruh layanan publik.

7. Pengembangan Gerbang Otomatis (Autogate) di bandara internasional, seperti Bandara Juanda dan Soekarno-Hatta pada 2025.

8. Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia, dengan memperkuat peran petugas imigrasi pembina desa (Pimpasa).

9. Penguatan Sistem Pemeriksaan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), dengan integrasi sistem informasi profil penumpang.

10. Pembangunan Lounge Pekerja Migran, untuk memberikan kenyamanan di titik keberangkatan dan kedatangan internasional.

11. Bakti Sosial di Wilayah Perbatasan, melalui penggerakan satuan kerja imigrasi di daerah perbatasan.

12. Pembangunan Lapas Modern Supermaksimum dan Smart Prison, termasuk lembaga pendidikan berstandar internasional.

13. Rebranding Poltekim dan Poltekip, menjadi Akademi Imigrasi dan Akademi Ilmu Pemasyarakatan guna meningkatkan kebanggaan kelembagaan.

Menurut Agus, seluruh program ini dirancang untuk meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat kelembagaan, serta menciptakan sistem pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Transformasi pelayanan publik menjadi prioritas utama kami. Dengan dukungan penuh dari Sekretariat Kabinet, kami yakin reformasi ini dapat terlaksana secara bertahap dan tepat sasaran,” pungkas Agus.

Kunjungan Sekretaris Kabinet ke Kementerian Imipas ini menjadi simbol kolaborasi lintas lembaga dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan melayani.

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Biografi

Dalam setiap lembar sejarah Nusantara, tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, kesetiaan, dan keberanian para tokoh yang telah meletakkan fondasi kejayaan bangsa. Salah satu sosok yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan sejarah…

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Jakarta

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya membenahi institusi Polri melalui peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan kedekatan dengan masyarakat. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polri diarahkan untuk semakin profesional, responsif, dan hadir dalam menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban, termasuk pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online.