Scroll untuk baca berita
Jawa BaratPOLRES PANGANDARAN

Tukang Ojek di Pangandaran Jadi Korban Begal Berkedok Penumpang, Polisi Berhasil Meringkus Pelaku

481
×

Tukang Ojek di Pangandaran Jadi Korban Begal Berkedok Penumpang, Polisi Berhasil Meringkus Pelaku

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//PANGANDARAN.Seorang tukang ojek di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, menjadi korban tindak kriminal pencurian dengan kekerasan oleh seorang pria yang berpura-pura menjadi penumpang. Aksi ini terjadi pada Jumat malam, 30 Mei 2025, di wilayah terpencil Dusun Sinargalih, Desa Limusgede.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, menjelaskan bahwa pelaku yang diketahui berinisial N (34), warga Kecamatan Cijulang, menjalankan aksinya dengan cara menyaru sebagai penumpang ojek. Ia meminta korban bernama Sudin bin Munir untuk mengantarkannya ke suatu lokasi. Namun ketika sampai di tempat sepi, pelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam jenis golok dan mengalungkannya ke leher korban. Sudin kemudian didorong hingga terjatuh, dan sepeda motornya dibawa kabur oleh pelaku.

“Pelaku meminta diantar ke daerah tertentu. Setelah sampai di lokasi sepi, dia langsung mengancam korban dengan senjata tajam dan merampas motor korban,” ungkap Kapolres,

Selasa (24/6/2025).

Tidak butuh waktu lama, tim Reskrim Polres Pangandaran yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Pelaku berhasil ditangkap di wilayah Kecamatan Cijulang. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha R2 tahun 2005 berwarna biru, bernomor polisi Z 2721 MZ, lengkap dengan STNK dan BPKB atas nama Suhir.

Pelaku kini mendekam di rumah tahanan Polres Pangandaran dan dijerat Pasal 365 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara menanti pelaku.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengemudi ojek, baik konvensional maupun daring, agar selalu waspada dan berhati-hati dalam menerima penumpang, terutama di waktu malam dan lokasi rawan. “Kami harap para tukang ojek tidak mudah percaya pada penumpang asing dan tetap utamakan keselamatan,” tegas Kapolres.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”