Scroll untuk baca berita
JakartaWawancara Khusus

Presiden Prabowo Tiba di Ankara, Disambut Langsung oleh Presiden Erdoğan

698
×

Presiden Prabowo Tiba di Ankara, Disambut Langsung oleh Presiden Erdoğan

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.,//Ankara – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Ankara, Turki, pada Rabu (9/4/2025) malam waktu setempat dalam rangka kunjungan kenegaraan guna memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki.

Setibanya di Bandara Esenboğa, Ankara, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, tepat di bawah tangga pesawat. Penyambutan hangat ini ditandai dengan salam dan pelukan antara kedua pemimpin negara.

“Alhamdulillah malam ini pukul 19.30 waktu Ankara, Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo telah tiba di Ankara dan langsung disambut oleh Yang Mulia Presiden Erdoğan, tepat di bawah tangga. Tadi kita saksikan beliau bersalaman hangat, kemudian berpelukan,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam keterangan pers kepada media.

Yusuf menambahkan, momen penyambutan tersebut memperlihatkan kembali kedekatan personal antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdoğan. Ia juga menyebutkan adanya jajar kehormatan dari pasukan militer Turki sebagai bagian dari seremoni penyambutan.

Setelah prosesi penyambutan, Presiden Prabowo langsung menuju hotel tempatnya bermalam untuk bersiap menghadapi agenda penting pada Kamis (10/4/2025).

Siang harinya, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen dan undangan di Parlemen Turki. “Besoknya dijadwalkan siang hari, Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo akan pidato di Parlemen Turkiye. Rencananya akan dihadiri oleh anggota Parlemen, kemudian juga para undangan lainnya,” jelas Yusuf.

Sekitar pukul 15.30 waktu setempat, Presiden Prabowo akan menghadiri upacara penyambutan kenegaraan di Istana Presiden Erdoğan. Upacara akan diawali dengan lagu kebangsaan kedua negara dan inspeksi pasukan kehormatan, dilanjutkan sesi perkenalan delegasi masing-masing negara.

Agenda dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara Presiden Prabowo dan Presiden Erdoğan, yang kemudian disusul pertemuan bilateral yang direncanakan menghasilkan sejumlah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam berbagai bidang.

Usai pertemuan bilateral, kedua pemimpin akan memberikan keterangan pers bersama dan menutup rangkaian acara dengan jamuan makan malam kenegaraan.

Setelah menyelesaikan seluruh agenda di Ankara, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak ke Antalya untuk menghadiri Antalya Diplomacy Forum (ADF). Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam mempererat kerja sama strategis Indonesia-Turki, serta memperluas peran aktif Indonesia di kancah diplomasi internasional.

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Jakarta

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya membenahi institusi Polri melalui peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan kedekatan dengan masyarakat. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polri diarahkan untuk semakin profesional, responsif, dan hadir dalam menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban, termasuk pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online.

Penertiban ini bukan semata-mata pemeriksaan kendaraan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar semakin sadar dan patuh terhadap kewajiban pajak kendaraan bermotor. Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek status pajaknya dan segera memenuhi kewajiban sesuai ketentuan yang berlaku.”
— Awal Muhaddir SR, S.E., M.Si., Kasi Pendataan dan Penetapan UPTD PPA Wilayah XII BPKA Aceh Barat.

Jakarta

Pemblokiran rekening milik warga Pati yang digunakan untuk menampung dana donasi masyarakat perlu mendapat penjelasan secara transparan, terutama mengenai dasar hukum, pihak yang mengajukan permintaan, serta prosedur pembatasan rekening. Persoalan ini bukan hanya menyangkut dana sekitar Rp80,9 juta, tetapi juga menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan dan kepastian hukum.”