JAKARTA (NEWSBIDIK) – Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus melakukan upaya percepatan penanganan bencana tanah longsor yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Bencana tersebut menyebabkan jalur transportasi darat penghubung Gayo Lues menuju Kabupaten Aceh Barat Daya terputus total.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa berbagai langkah darurat tengah dilakukan untuk membuka kembali akses jalan dan jembatan yang mengalami kerusakan akibat longsor.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, mengatakan pemerintah daerah terus mengerahkan kemampuan dan sumber daya yang tersedia guna mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.
Menurutnya, pembukaan jalur yang terdampak membutuhkan penanganan serius mengingat sejumlah titik mengalami kerusakan cukup parah. Pemerintah berupaya agar konektivitas antardaerah segera pulih sehingga aktivitas sosial dan perekonomian warga tidak terus terganggu.
Baca Juga
Rotasi Besar Perwira Polri, Kapolri Mutasi 199 Pati dan Pamen
Berdasarkan laporan Direktorat Pengendalian Operasi BNPB, tanah longsor terjadi di kawasan Kecamatan Terangun–Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Rabu (4/11/2026).
Dampak bencana tidak hanya menutup badan jalan, tetapi juga mengakibatkan jembatan penghubung di Desa Agusen mengalami ambruk. Kondisi tersebut membuat arus transportasi dari Gayo Lues menuju Aceh Barat Daya lumpuh sepenuhnya.
Tragedi ini juga menelan satu korban jiwa. BNPB menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta seluruh masyarakat yang terdampak bencana tersebut.
Baca Juga
Berton menegaskan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan di lapangan, sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terdampak mendapatkan perhatian.
Di sisi lain, BNPB turut melaporkan perkembangan penanganan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Selatan. Banjir tersebut berdampak pada dua kecamatan, yakni Trumon Tengah dan Trumon, dengan jumlah warga terdampak tercatat sebanyak 222 kepala keluarga (KK).
Meski demikian, kondisi banjir di sejumlah kawasan mulai menunjukkan perkembangan positif. Genangan air yang sebelumnya merendam permukiman warga, area perkebunan, serta sejumlah akses jalan dilaporkan mulai surut hingga tersisa sekitar 30 sentimeter.
Pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan kondisi wilayah, pendataan dampak bencana, koordinasi lintas instansi, serta penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
BNPB memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah terus diperkuat agar proses penanganan berjalan efektif, kebutuhan dasar warga terpenuhi, dan pemulihan wilayah terdampak dapat segera dilaksanakan.
Baca Juga
Polres Nagan Raya dan BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Pegunungan
NEWSBIDIK – Pemerintah kini dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk memulihkan jalur transportasi Gayo Lues–Aceh Barat Daya, sekaligus memastikan keselamatan serta kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana longsor dan banjir
di sejumlah wilayah Aceh.



















