Scroll untuk baca berita
AcehACEH BARATDaerahPendidikan

Proyek Revitalisasi SMP Negeri 2 Woyla – Aceh Barat Rampung Dikerjakan 

3087
×

Proyek Revitalisasi SMP Negeri 2 Woyla – Aceh Barat Rampung Dikerjakan 

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Aceh Barat — Pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Negeri 2 Kabupaten Aceh Barat , Provinsi Aceh, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, telah rampung dikerjakan hingga mencapai progres 100 persen.

Proyek revitalisasi tersebut merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, kegiatan revitalisasi di SMP Negeri 2 Woyla Aceh Barat memiliki nilai bantuan pemerintah sebesar Rp1.521.738.000. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Proses pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan program yang telah ditetapkan. Hingga rabu (19/8/2026), seluruh pekerjaan dilaporkan telah selesai dikerjakan dengan capaian fisik 100 persen dan tidak mengalami kendala berarti selama proses pelaksanaan.

Rampungnya proyek tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi warga sekolah, khususnya dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Sarana dan prasarana yang telah direvitalisasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, nyaman, aman, serta mendukung proses pembelajaran bagi para siswa dan tenaga pendidik.

Sejumlah masyarakat juga menyambut positif selesainya program revitalisasi tersebut. Mereka menilai peningkatan kualitas sarana pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di tingkat daerah.

Masyarakat mengapresiasi pihak sekolah, panitia pembangunan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan sehingga kegiatan dapat diselesaikan sesuai target.

“Dengan selesainya pembangunan dan rehabilitasi ini, kami berharap fasilitas sekolah dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,” ungkap salah seorang masyarakat.

Selain memberikan manfaat terhadap kelayakan fasilitas pendidikan, keberadaan program revitalisasi juga dinilai dapat meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan aktivitas di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah diharapkan dapat menjaga serta memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun secara optimal. Pemeliharaan secara berkala juga menjadi hal penting agar hasil pekerjaan dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.

Program revitalisasi satuan pendidikan sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Dengan tersedianya fasilitas sekolah yang memadai, proses pembelajaran diharapkan dapat berlangsung lebih efektif sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan siswa.

Rampungnya pekerjaan di SMP Negeri 2 Woyla menjadi kabar positif bagi masyarakat setempat. Setelah seluruh pekerjaan dinyatakan selesai, fasilitas hasil revitalisasi kini dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pendidikan sebagaimana mestinya.

Masyarakat berharap pembangunan tersebut tidak berhenti pada penyelesaian fisik semata, tetapi juga diikuti dengan pemanfaatan dan perawatan yang baik sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi penerus di Kabupaten Aceh Barat.

Menurut pantauan Tim Lipsus Propinsi Aceh ada beberapa sekolah SD , SMP sumber Anggaran APBN Tahun 2026 masih dalam pekerjaan diharapkan rampung tepat waktu

Tinggalkan Balasan

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”