Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Investasi Nagan Raya Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Investasi Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

2100
×

Investasi Nagan Raya Tembus Rp406 Miliar di Awal 2026, TRK: Investasi Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Makmue – Kabupaten Nagan Raya terus menunjukkan tren positif dalam menarik investasi dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Nagan Raya menjadi daerah dengan kontribusi realisasi investasi terbesar di Aceh pada Triwulan IV Tahun 2025.

Pada periode tersebut, realisasi investasi Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau sebesar 26,75 persen dari total investasi Aceh. Capaian ini menempatkan Nagan Raya sebagai daerah penyumbang investasi terbesar di provinsi tersebut.

Memasuki Triwulan I Tahun 2026, posisi Nagan Raya tetap berada di jajaran teratas sebagai penyumbang investasi terbesar dengan realisasi investasi mencapai Rp310,56 miliar atau 20,76 persen dari total investasi Aceh.

Data DPMPTSP Nagan Raya juga mencatat, sepanjang Triwulan I Tahun 2026 terdapat 452 proyek usaha dengan nilai investasi mencapai Rp406,33 miliar. Sektor yang menjadi penopang utama investasi tersebut meliputi industri pengolahan CPO, perkebunan kelapa sawit, serta berbagai sektor pendukung lainnya.

Kinerja investasi Nagan Raya bukanlah capaian yang muncul secara tiba-tiba. Pada tahun 2023, nilai investasi di daerah itu berhasil menembus angka lebih dari Rp3,7 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 42 persen dibandingkan tahun 2022 yang berada di kisaran Rp2,6 triliun.

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menyambut positif peningkatan realisasi investasi tersebut. Menurutnya, konsistensi pertumbuhan investasi menjadi indikator meningkatnya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujar TRK, Senin (22/6/2026).

TRK menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dengan memberikan kepastian pelayanan, kemudahan, serta perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang berinvestasi secara resmi dan sesuai aturan.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” tegasnya.

Menurut TRK, masyarakat harus menjadi bagian utama dari setiap pertumbuhan ekonomi yang terjadi. Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton, melainkan ikut terlibat dan merasakan dampak positif dari masuknya investasi.

Salah satu peluang besar yang tengah dipersiapkan adalah rencana investasi senilai Rp200 triliun yang diarahkan untuk pembangunan ekosistem industri baterai listrik dari sektor hulu hingga hilir. Rencana tersebut mencakup pengembangan industri pengolahan, program replanting kelapa sawit, pembangunan pabrik pengolahan sawit, hingga penguatan konektivitas melalui akses pelabuhan laut.

“Investasi besar ini merupakan peluang bagi Nagan Raya untuk membangkitkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memberikan ruang bagi masyarakat agar ikut mengambil peran dalam perkembangan ekonomi di daerahnya sendiri,” ungkap TRK.

Dengan capaian dan peluang investasi yang terus berkembang, Nagan Raya dinilai memiliki momentum besar untuk memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Barat Selatan Aceh.

Pemkab Nagan Raya di bawah kepemimpinan TRK berkomitmen menjadikan daerah tersebut sebagai kawasan yang ramah investasi dengan tata kelola pemerintahan yang baik, terbuka, dan tetap berpihak kepada masyarakat.

Adapun sektor unggulan yang terus dikembangkan meliputi perkebunan, pertambangan, energi, industri pengolahan, serta pengembangan kawasan ekonomi baru yang diharapkan mampu memperkuat daya saing Nagan Raya di masa mendatang.

“Sejalan dengan visi daerah, Nagan Raya akan terus membangun ekosistem investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkas TRK.

Baca Juga

Lahan Bekas HGU Disiapkan untuk Fasilitas Publik, Bupati TRK Temui Dirjen Kementerian ATR/BPN

Bupati TRK Terima Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025, Nagan Raya Raih Predikat Informatif

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”