Scroll untuk baca berita
AlamJawa BaratReligiSejarahWisata

Jejak Religi dan Misteri Goa Cirengganis Pangandaran: Antara Speologi, Sejarah, dan Kisah Mistis

3051
×

Jejak Religi dan Misteri Goa Cirengganis Pangandaran: Antara Speologi, Sejarah, dan Kisah Mistis

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gusti Kanjeng Ratu Kidul dengan busana kebaya hijau botol dan mahkota berhiaskan permata, yang kerap dikaitkan dengan kisah mistis Goa Cirengganis Pangandaran. Sabtu, (13/9/2025).Dok poto newsbidik.com/browibowo.

NEWS BIDIK, PANGANDARAN – Goa bukan hanya sebatas ruang kosong di perut bumi, melainkan menyimpan sejarah panjang, nilai religi, hingga misteri yang tetap hidup di tengah masyarakat. Ilmu yang mempelajari penelusuran goa dikenal dengan istilah speleologi. Dalam kajiannya, goa dibedakan menjadi dua sifat: aktif dan pasif.

Goa aktif ditandai dengan adanya kehidupan di dalamnya, baik berupa aliran air yang terus mengalir sejak terbentuknya goa, maupun ekosistem seperti ikan dan hewan kecil lainnya. Salah satu contohnya adalah Goa Cirengganis di Pangandaran. Aliran air di dalam goa ini diyakini tidak pernah berhenti dan dipercaya mengandung zat baik bagi tubuh. Konon, menurut cerita rakyat, siapa pun yang mandi di aliran sungai Goa Cirengganis akan senantiasa awet muda.

baca juga

Persahabatan Menentukan Jalan Hidup: Pesan Religius dari Gus Muhammad Rosyid Masyhudi

Sebaliknya, goa pasif tidak memiliki kehidupan, tidak ada aliran air, bahkan tidak ditemukan ikan atau ekosistem di dalamnya.

Om Diki Longdong atau yang akrab disebut Abah Diki, salah satu tokoh setempat, menceritakan bahwa Goa Cirengganis kerap didatangi peziarah terutama pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Ia menuturkan, ada kepercayaan bahwa penjaga jagat laut turut hadir dan mandi di aliran goa tersebut.

Dalam ekspedisi religi tim newsbidik.com menuju Taman Wisata Alam (TWA) Pangandaran pada Sabtu malam, (13/9/2025), terungkap bahwa kawasan ini bukan hanya menyimpan keindahan alam, tetapi juga kisah mistis bersejarah. Selain Goa Cirengganis, terdapat Goa Parat atau Goa Keramat, serta petilasan makam Syekh Ahmad dan Syekh Mohammad yang sering menjadi tujuan peziarah.

Alam di sekitar TWA Pangandaran masih terjaga keasriannya. Hutan yang berdiri kokoh diyakini telah ada sejak awal mula terbentuknya semesta dan hingga kini tetap lestari tanpa tersentuh aktivitas penebangan. Airnya pun jernih dan alami.

baca juga

Pesona Citumang Pangandaran Tawarkan Body Rafting Murah dan Seru

Seorang saksi mata bahkan pernah mengisahkan pengalamannya menjumpai sosok Gusti Kanjeng Ratu Kidul saat patroli di pantai sekitar lokasi karang pandan.menuju ke cirengganis, Sosok tersebut digambarkan mengenakan kebaya hijau botol, bermahkota, dan Menurut cerita leluhur,beliau suka menggunakan kendaraan khusus

baca juga

Gilang Permana Putra, Anak Panah Jogja yang Terus Melesat: Dari Sunah Rasul hingga Podium Prestasi

Goa Cirengganis dengan segala sejarah, religi, dan misterinya kini menjadi salah satu destinasi spiritual sekaligus wisata alam yang tak pernah kehilangan daya tarik. Bagi sebagian orang, tempat ini bukan sekadar tujuan wisata, melainkan ruang perenungan tentang keterhubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta.

Jawa Barat

“Liga Jabar Istimewa ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda di Jawa Barat. Kami ingin memberikan wadah kompetisi yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi ajang pencarian bakat pesepak bola usia dini,” ujar Hamun Sutisna.
Sementara itu, Sekjen PSSI Jawa Barat M. Jaelani Saputra menegaskan bahwa Liga Jabar Istimewa merupakan candradimuka pembinaan sepak bola Jawa Barat yang dirancang secara berjenjang dan akan menjadi agenda tahunan PSSI Jawa Barat dalam mencetak pemain-pemain berbakat dari daerah.

Daerah

“Berbagi di bulan Ramadan bukan sekadar tradisi, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan. Kami berharap santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi anak-anak yatim piatu serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi,” ujar Ketua DPC Ormas MKGR Kabupaten Bekasi, Sarim Saefudin, saat kegiatan santunan dan buka puasa bersama di Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Jumat (06/03/2026).