Scroll untuk baca berita
BiografiDIYNasionalOlahraga

Gilang Permana Putra, Anak Panah Jogja yang Terus Melesat: Dari Sunah Rasul hingga Podium Prestasi

524
×

Gilang Permana Putra, Anak Panah Jogja yang Terus Melesat: Dari Sunah Rasul hingga Podium Prestasi

Sebarkan artikel ini
Gilang Permana Putra, atlet panahan muda asal Kota Yogyakarta, saat bertanding penuh konsentrasi di ajang Porda DIY 2025. Pada hari Kamis, (11/9/25) Dok poto newsbidik.com/browibowo

NEWS BIDIK, YOGYAKARTA .Panahan bukan sekadar olahraga. Bagi sebagian orang, panahan adalah seni mengendalikan diri, melatih kesabaran, sekaligus ibadah karena sejalan dengan sunah Rasulullah SAW. Jum’at, Pahing ,(12/9/2025).

baca juga

Yogyakarta Bidik Juara Umum PORDA DIY 2025, Dua Srikandi Sumbang Emas

Di tengah semangat itu, nama Gilang Permana Putra mencuat sebagai salah satu bintang muda panahan asal Kota Yogyakarta. Pemuda kelahiran 16 November 2006 ini baru saja mengantarkan tim Compound Beregu Putra Kota Yogyakarta meraih medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025. Bersama dua rekannya, Rajendriya Dharmasatyasrengga dan Rasendriya Dhairyasarwahita, Gilang tampil solid hingga mampu bersaing ketat melawan dominasi Sleman, dan Kulon Progo.

Meski harus puas di posisi ketiga, perjuangan mereka menjadi bukti nyata bahwa regenerasi atlet panahan Jogja terus berkembang. “Kami bangga dengan pencapaian ini, khususnya kerja keras atlet-atlet muda seperti Gilang yang jadi tulang punggung tim panahan Kota Yogyakarta,” ungkap salah satu pengurus kontingen.

Jejak Prestasi Sejak Dini

Perjalanan Gilang tidak instan. Sejak duduk di bangku SDN Lempuyangan 1, SMPN 13 Yogyakarta, hingga SMAN 4 Yogyakarta, ia sudah menunjukkan tekad kuat di bidang panahan. Bergabung dengan Klub Panahan Kota Yogyakarta (PKY), Gilang ditempa oleh pelatih Danang Dwi Asmor dan Dhena Dinaya Supit.

Hasilnya mulai terlihat. Pada POPNAS Palembang 2023, Gilang mempersembahkan medali perak beregu. Setahun kemudian, ia menorehkan prestasi lebih besar dengan meraih Juara 1 Kejurnas Junior. Di Jogja Open Archery Competition 4 (2024), ia bahkan mencatat skor total 687 poin dari 72 anak panah, dengan torehan terbaik 149 poin di salah satu sesi—angka yang membuktikan konsistensi akurasi dan fokusnya.

 

 

Kini, meski tengah menempuh pendidikan sebagai taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Gilang tetap menaruh cinta pada panahan. “Panahan itu bukan sekadar olahraga, tapi juga melatih mental, kesabaran, dan fokus. Saya ingin terus berkembang, membawa nama baik Yogyakarta dan Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Panahan dalam Perspektif Sunah Rasul

Prestasi Gilang juga selaras dengan nilai religius. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Ajarkanlah anak-anak kalian berenang, memanah, dan menunggang kuda.”

Hadis ini menjadi bukti bahwa panahan bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan mental seorang muslim. Fokus, disiplin, dan keteguhan hati yang dilatih dalam panahan sejalan dengan nilai spiritual yang diwariskan Rasulullah SAW.

Menuju Level Lebih Tinggi

Dengan dukungan klub, Perpani, dan berbagai pihak yang peduli pada pembinaan atlet muda, nama Gilang Permana Putra diyakini akan terus melesat. Dari arena lokal hingga nasional, target berikutnya tentu panggung internasional.

baca juga

Sri Sultan Tekankan Aspek Budaya dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Sebagaimana anak panah yang dilepaskan dengan tepat sasaran, langkah Gilang kini tengah menuju titik terbaik dalam kariernya. Panahan telah mengajarkannya arti kesabaran, konsistensi, dan keberanian untuk selalu membidik prestasi yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Biografi

Dalam setiap lembar sejarah Nusantara, tersimpan kisah perjuangan, pengorbanan, kesetiaan, dan keberanian para tokoh yang telah meletakkan fondasi kejayaan bangsa. Salah satu sosok yang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan sejarah…

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.