Scroll untuk baca berita
BiografiDIYNasionalOlahraga

Gilang Permana Putra, Anak Panah Jogja yang Terus Melesat: Dari Sunah Rasul hingga Podium Prestasi

317
×

Gilang Permana Putra, Anak Panah Jogja yang Terus Melesat: Dari Sunah Rasul hingga Podium Prestasi

Sebarkan artikel ini
Gilang Permana Putra, atlet panahan muda asal Kota Yogyakarta, saat bertanding penuh konsentrasi di ajang Porda DIY 2025. Pada hari Kamis, (11/9/25) Dok poto newsbidik.com/browibowo

NEWS BIDIK, YOGYAKARTA .Panahan bukan sekadar olahraga. Bagi sebagian orang, panahan adalah seni mengendalikan diri, melatih kesabaran, sekaligus ibadah karena sejalan dengan sunah Rasulullah SAW. Jum’at, Pahing ,(12/9/2025).

baca juga

Yogyakarta Bidik Juara Umum PORDA DIY 2025, Dua Srikandi Sumbang Emas

Di tengah semangat itu, nama Gilang Permana Putra mencuat sebagai salah satu bintang muda panahan asal Kota Yogyakarta. Pemuda kelahiran 16 November 2006 ini baru saja mengantarkan tim Compound Beregu Putra Kota Yogyakarta meraih medali perunggu di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2025. Bersama dua rekannya, Rajendriya Dharmasatyasrengga dan Rasendriya Dhairyasarwahita, Gilang tampil solid hingga mampu bersaing ketat melawan dominasi Sleman, dan Kulon Progo.

Meski harus puas di posisi ketiga, perjuangan mereka menjadi bukti nyata bahwa regenerasi atlet panahan Jogja terus berkembang. “Kami bangga dengan pencapaian ini, khususnya kerja keras atlet-atlet muda seperti Gilang yang jadi tulang punggung tim panahan Kota Yogyakarta,” ungkap salah satu pengurus kontingen.

Jejak Prestasi Sejak Dini

Perjalanan Gilang tidak instan. Sejak duduk di bangku SDN Lempuyangan 1, SMPN 13 Yogyakarta, hingga SMAN 4 Yogyakarta, ia sudah menunjukkan tekad kuat di bidang panahan. Bergabung dengan Klub Panahan Kota Yogyakarta (PKY), Gilang ditempa oleh pelatih Danang Dwi Asmor dan Dhena Dinaya Supit.

Hasilnya mulai terlihat. Pada POPNAS Palembang 2023, Gilang mempersembahkan medali perak beregu. Setahun kemudian, ia menorehkan prestasi lebih besar dengan meraih Juara 1 Kejurnas Junior. Di Jogja Open Archery Competition 4 (2024), ia bahkan mencatat skor total 687 poin dari 72 anak panah, dengan torehan terbaik 149 poin di salah satu sesi—angka yang membuktikan konsistensi akurasi dan fokusnya.

 

 

Kini, meski tengah menempuh pendidikan sebagai taruna di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Gilang tetap menaruh cinta pada panahan. “Panahan itu bukan sekadar olahraga, tapi juga melatih mental, kesabaran, dan fokus. Saya ingin terus berkembang, membawa nama baik Yogyakarta dan Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Panahan dalam Perspektif Sunah Rasul

Prestasi Gilang juga selaras dengan nilai religius. Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Ajarkanlah anak-anak kalian berenang, memanah, dan menunggang kuda.”

Hadis ini menjadi bukti bahwa panahan bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan mental seorang muslim. Fokus, disiplin, dan keteguhan hati yang dilatih dalam panahan sejalan dengan nilai spiritual yang diwariskan Rasulullah SAW.

Menuju Level Lebih Tinggi

Dengan dukungan klub, Perpani, dan berbagai pihak yang peduli pada pembinaan atlet muda, nama Gilang Permana Putra diyakini akan terus melesat. Dari arena lokal hingga nasional, target berikutnya tentu panggung internasional.

baca juga

Sri Sultan Tekankan Aspek Budaya dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana

Sebagaimana anak panah yang dilepaskan dengan tepat sasaran, langkah Gilang kini tengah menuju titik terbaik dalam kariernya. Panahan telah mengajarkannya arti kesabaran, konsistensi, dan keberanian untuk selalu membidik prestasi yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Liga Jabar Istimewa ini menjadi bagian dari program pembinaan berkelanjutan bagi pemain muda di Jawa Barat. Kami ingin memberikan wadah kompetisi yang sehat, kompetitif, sekaligus menjadi ajang pencarian bakat pesepak bola usia dini,” ujar Hamun Sutisna.
Sementara itu, Sekjen PSSI Jawa Barat M. Jaelani Saputra menegaskan bahwa Liga Jabar Istimewa merupakan candradimuka pembinaan sepak bola Jawa Barat yang dirancang secara berjenjang dan akan menjadi agenda tahunan PSSI Jawa Barat dalam mencetak pemain-pemain berbakat dari daerah.

Headline

“Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025 menjadi tonggak penting dalam memperkuat perlindungan hukum bagi wartawan di Indonesia. MK menegaskan bahwa sengketa terkait karya jurnalistik harus diselesaikan melalui mekanisme pers dengan melibatkan Dewan Pers, bukan langsung melalui jalur pidana maupun perdata. Prinsip ini menegaskan bahwa Undang-Undang Pers sebagai aturan khusus harus diutamakan guna mencegah kriminalisasi terhadap jurnalis serta menjaga kebebasan pers sebagai pilar utama demokrasi.”

Daerah

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

Aceh

Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Ini adalah hasil kerja keras seluruh personel,” ujar Kapolres Nagan Raya, AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K., usai menerima penghargaan pada Rapim Polda Aceh Tahun 2026 di Banda Aceh.