Scroll untuk baca berita
https://newsbidik.com/wp-content/uploads/2026/02/Sebanyak-16-SPPG-Polri-telah-dilengkapi-fasilitas-penunjang-berbasis-kemandirian-pangan-mulai-d.webp
NEWSBIDIK-CILACAPPolitikTeknologi

BMKG Bangun Radar Cuaca di Cilacap, Perkuat Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi

999
×

BMKG Bangun Radar Cuaca di Cilacap, Perkuat Peringatan Dini Bencana Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini
Pelaksana Tugas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, saat meninjau lokasi instalasi radar cuaca di Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, Jumat (22/8/2025). Radar ini ditargetkan beroperasi penuh pada awal 2026 untuk memperkuat sistem peringatan dini bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah. (Dok. foto newsbidik.com)

NEWS BIDIK, Cilacap – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai memasang radar cuaca di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, untuk memperkuat sistem pemantauan dan peringatan dini bencana hidrometeorologi di wilayah selatan Jawa. Keberadaan radar ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan nelayan serta melindungi aktivitas masyarakat dan industri strategis di kawasan tersebut.

baca juga

Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Cilacap Selatan: Cetak Generasi Tangguh dan Berkarakter

Pelaksana Tugas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan radar cuaca dengan teknologi frekuensi S Band itu saat ini dalam tahap instalasi di Kecamatan Jeruklegi. Alat tersebut ditargetkan dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2026.

baca juga

Meriahkan HUT RI ke-80, Ibu PKK Kali Ungu Gelar Lomba Tumpeng Kreasi Olahan Lokal

“Radar ini berfungsi untuk observasi kondisi cuaca secara waktu nyata dengan cakupan hingga radius 400 kilometer. Data akan tersedia setiap 10 menit sehingga potensi cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, hingga badai, dapat terdeteksi sejak dini. Harapannya, keselamatan nelayan maupun masyarakat di darat lebih terlindungi,” ujar Dwikorita, Jumat (22/8/2025), di Cilacap.

baca juga

Dugaan Praktik Prostitusi di Hotel Ibnu Sabil Sampang, Cilacap: Investigasi Ungkap Fakta Mengejutkan

Dengan adanya radar ini, lanjutnya, peringatan dini kepada masyarakat bisa diberikan satu hingga tiga jam sebelum cuaca ekstrem terjadi. Hal tersebut dinilai sangat penting mengingat wilayah Jawa Tengah bagian selatan selama ini belum tercakup oleh radar cuaca yang ada di Semarang dan Yogyakarta.

“Cilacap menjadi titik paling tepat karena wilayah ini rawan bencana hidrometeorologi dan memiliki industri penting, seperti kilang Pertamina dan pabrik semen, yang juga harus terlindungi,” tambahnya usai membuka kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Kabupaten Cilacap 2025.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti, menyambut positif langkah BMKG tersebut. Ia menilai pemasangan radar cuaca di Cilacap sangat dibutuhkan mengingat kabupaten ini merupakan wilayah terluas di Jawa Tengah dengan potensi bencana cukup tinggi.

Alat canggih ini diharapkan dapat digunakan secara maksimal dengan akurasi tinggi. Informasi cuaca yang akurat sangat penting agar masyarakat terlindungi dan keselamatannya lebih terjamin,” ujar Novita.

baca juga

53 Penulis Lokal Grobogan Luncurkan Buku “Pesona Budaya Grobogan

Dengan beroperasinya radar cuaca di Cilacap tahun depan, jaringan pemantauan hidrometeorologi di Jawa Tengah semakin rapat. Harapannya, mitigasi bencana dapat lebih optimal, sementara masyarakat—terutama nelayan dan warga pesisir—dapat beraktivitas dengan rasa aman.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Reses ini bukan sekadar agenda formal, tetapi kewajiban kami untuk turun langsung mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Silakan sampaikan usulan yang benar-benar berdampak bagi kepentingan umum, dan akan kami kawal sesuai mekanisme di DPRD Provinsi Jawa Barat,” ujar H. Akhmad Marjuki dalam kegiatan reses di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (24/2/2026).

NAGANRAYA

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kepastian status bagi tenaga pengabdian yang telah lama bekerja. Pemerintah berharap seluruh PPPK dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan keikhlasan demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Nagan Raya.”

Aceh

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen memastikan pembangunan hunian sementara bagi masyarakat terdampak banjir bandang dapat segera diselesaikan dan ditempati sebelum bulan suci Ramadhan,” ujar Bupati Nagan Raya Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., saat meninjau progres pembangunan Huntara di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Minggu (25/01/2026).