Scroll untuk baca berita
DaerahSumatera Selatan

Truk Pengangkut Koral Diduga Milik Anggota DPRD Musi Rawas Resahkan Warga Pagar Ayu dan Lubuk Sari

1221
×

Truk Pengangkut Koral Diduga Milik Anggota DPRD Musi Rawas Resahkan Warga Pagar Ayu dan Lubuk Sari

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, MUSI RAWAS – Aktivitas iring-iringan truk pengangkut material koral menuju PT Djuanda Sawit Lestari di Kecamatan Muara Kelingi menuai keluhan warga di wilayah Megang Sakti, khususnya Desa Pagar Ayu dan Lubuk Sari, Kabupaten Musi Rawas.

Truk-truk tersebut diduga kuat milik seorang anggota DPRD Musi Rawas berinisial Tora. Sejak beberapa hari terakhir, warga merasa resah akibat dampak yang ditimbulkan, seperti debu pekat, kemacetan, hingga kekhawatiran akan rusaknya infrastruktur jalan desa.

“Yang kami khawatirkan jalan desa Pagar Ayu ini rusak, padahal baru dibangun oleh pemerintah kabupaten. Truk-truk ini muatannya jelas melebihi tonase. Kalau sampai rusak, siapa yang tanggung jawab? Jangan sampai kepentingan pribadi merugikan masyarakat,” ujar Maman, warga setempat, Jumat (1/8/2025).

Selain itu, jalan yang sempit dan padat pada jam-jam sibuk seperti pagi dan sore hari memperparah kondisi lalu lintas. Warga menyebut aktivitas truk kerap mengganggu mobilitas pelajar dan petani yang menggunakan akses tersebut.

Keluhan juga datang dari Desa Lubuk Sari. Ngatini, salah satu warga, mengaku menderita gangguan pernapasan sejak truk-truk pengangkut koral melintasi desanya.

“Saya sering batuk dan sesak napas. Debunya masuk sampai ke dalam rumah. Kami ini masyarakat kecil, tolong diperhatikan. Jangan sampai kesehatan kami dikorbankan,” keluhnya.

Pantauan di lapangan memperlihatkan kondisi jalan yang dipenuhi debu tebal, serta membahayakan pengendara karena mengurangi jarak pandang. Beberapa titik jalan juga mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat tekanan kendaraan bertonase tinggi.

Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas angkutan truk tersebut. Mereka berharap ada penertiban serta pengawasan agar jalan desa dan keselamatan masyarakat tidak terus dikorbankan demi kepentingan bisnis segelintir pihak.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”