Scroll untuk baca berita
AcehNAGANRAYA

Irigasi Mengering, Ratusan Petani Padi di Nagan Raya Terancam Gagal Panen

637
×

Irigasi Mengering, Ratusan Petani Padi di Nagan Raya Terancam Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

Petani Harap Pemerintah dan Dinas Terkait Segera Bertindak Petani Harap Pemerintah dan Dinas Terkait Segera Bertindak

NEWS BIDIK, Nagan Raya – Ratusan petani padi di Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya, mengeluhkan kekeringan yang melanda saluran irigasi dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya, puluhan hektare sawah terancam gagal panen. Para petani berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan memberikan solusi. Kamis, (31/7/2025).

Zulkifli, yang akrab disapa HOP selaku Keujrun Blang Kuala, menyampaikan keprihatinannya saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di kawasan persawahan Desa Alue Ie Mameh. Ia menegaskan bahwa kondisi ini sudah berlangsung selama berminggu-minggu, namun belum ada langkah nyata dari pemerintah.

“Kami minta dinas terkait jangan tinggal diam. Air adalah kebutuhan utama petani. Kalau ini terus dibiarkan, dampaknya bisa sangat merugikan para petani kita,” ujar Zulkifli kepada media ini.

Zulkifli baru saja menghadiri Sidang Komisi Irigasi Aceh dalam rangka “Penyusunan Rencana Pola Tanam Daerah Irigasi Kewenangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh Tahun 2025/2026” yang berlangsung di Banda Aceh pada 29–30 Juli 2025. Ia menekankan pentingnya tindak lanjut konkret atas hasil sidang tersebut.

Saat awak media mengunjungi lokasi, tampak lahan pertanian mulai retak-retak dan tanaman padi menguning akibat kekeringan. Petani setempat mengaku pasrah dan berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya maupun Komisi Irigasi Aceh.

“Kalau tidak ada pasokan air dalam waktu dekat, bisa jadi kami gagal panen. Ini bukan hanya soal kerugian ekonomi, tapi juga menyangkut keberlangsungan hidup keluarga kami,” ujar seorang petani di lokasi.

Warga dan para petani mendesak agar Pemkab Nagan Raya dan dinas teknis seperti Dinas PUPR, Dinas Pertanian, serta pihak Balai Wilayah Sungai segera melakukan evaluasi dan perbaikan sistem distribusi air.

Aceh

Delapan penghargaan yang diraih menjadi bukti bahwa santri Dayah Ruhul Qur’ani mampu bersaing di bidang robotika. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, berinovasi, dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.” — Teuku Raden Triolan Wijaya, S.Kom., M.Cs., Pelatih Tim Robotik Dayah Ruhul Qur’ani.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”