Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

Penuh Keberkahan Idul Adha 1446 H, Polres Pangandaran Berkurban 4 Sapi dan 16 Kambing untuk Masyarakat

394
×

Penuh Keberkahan Idul Adha 1446 H, Polres Pangandaran Berkurban 4 Sapi dan 16 Kambing untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Pangandaran.Dalam semangat berbagi dan pengabdian di Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Polres Pangandaran menggelar penyembelihan hewan kurban sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., berlangsung khidmat di halaman Mapolres Pangandaran, Jalan Alun-Alun Parigi No. 2, Kecamatan Parigi, Jumat (6/6/2025), usai pelaksanaan salat Idul Adha bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Alun-Alun Parigi.

Tahun ini, Polres Pangandaran menyumbangkan total empat ekor sapi dan enam belas ekor kambing sebagai hewan kurban. Satu ekor sapi merupakan sumbangan pribadi Kapolres Pangandaran dan disalurkan kepada warga di sekitar rumah dinasnya. Tiga ekor sapi lainnya disembelih langsung di lingkungan Mapolres, sementara enam belas ekor kambing didistribusikan ke berbagai masjid, pondok pesantren, dan warga kurang mampu.

Tak hanya di tingkat Polres, semangat berbagi juga ditunjukkan oleh jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Pangandaran. Secara mandiri, seluruh Polsek turut menyalurkan sembilan ekor kambing kurban ke masyarakat di wilayah masing-masing, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi setempat.

Kapolres Pangandaran menyatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

“Melalui ibadah kurban ini, kami berharap bisa menebar berkah dan menumbuhkan semangat kebersamaan, terutama di tengah masyarakat Kabupaten Pangandaran. Semoga kurban ini menjadi ladang amal dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama,” ungkap AKBP Mujianto.

Kegiatan penyembelihan hewan kurban berlangsung lancar dan penuh makna. Hadir dalam kegiatan tersebut para personel Polres Pangandaran, perwakilan Polsek, serta masyarakat sekitar. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan nilai-nilai spiritual dan solidaritas yang menjadi inti dari perayaan Idul Adha.

Dengan mengusung tema “Keberkahan dan Keamanan Idul Adha 1446 H”, Polres Pangandaran menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berbagi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga dalam momen-momen penting keagamaan yang sarat makna.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”