Scroll untuk baca berita
AcehNAGANRAYAPolitik

Bupati Nagan Raya Gelar Open House, Ribuan Warga Hadiri Perayaan Idul Fitri

711
×

Bupati Nagan Raya Gelar Open House, Ribuan Warga Hadiri Perayaan Idul Fitri

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK||Suka Makmue – Suasana penuh kehangatan terasa di Pendopo Bupati Nagan Raya saat Bupati Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. menggelar acara open house dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Selama dua hari, mulai 31 Maret hingga 1 April 2025, ribuan masyarakat dari berbagai kalangan hadir untuk bersilaturahmi langsung dengan pemimpin daerah mereka.

Acara yang berlangsung di Kompleks Perkantoran Suka Makmue ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pejabat daerah, serta masyarakat umum. Dalam kesempatan tersebut, Bupati TR Keumangan menyambut langsung setiap tamu yang datang, menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan.

“Hari Raya Idul Fitri adalah momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kebersamaan kita. Saya berharap kebersamaan ini terus terjalin dalam membangun Nagan Raya yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Bupati TR Keumangan pada Selasa (1/4/2025).

Selain menjadi ajang pertemuan dan silaturahmi, open house ini juga diramaikan dengan hidangan khas Idul Fitri yang disajikan bagi para tamu. Masyarakat tampak antusias menikmati momen ini, berbincang dengan Bupati serta jajaran pejabat daerah, dan saling bermaafan dalam nuansa Lebaran yang penuh kegembiraan.

Salah seorang warga dari Kecamatan Kuala, Heri, mengungkapkan rasa senangnya bisa menghadiri acara tersebut.

“Alhamdulillah, kami bisa datang ke open house ini untuk bersilaturahmi langsung dengan Bapak Bupati,” katanya.

Tradisi open house ini telah menjadi bagian dari budaya tahunan di Kabupaten Nagan Raya. Pemerintah daerah terus menjaga tradisi ini sebagai wujud keterbukaan dan kedekatan antara pemimpin dan masyarakatnya, memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”