Scroll untuk baca berita
Jawa BaratNEWSBIDIK PANGANDARAN

POLRES PANGANDARAN HADIR LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT MELALUI CFD “BHAKTI BHAYANGKARA

349
×

POLRES PANGANDARAN HADIR LEBIH DEKAT DENGAN MASYARAKAT MELALUI CFD “BHAKTI BHAYANGKARA

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//PANGANDARAN – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli mendatang, Polres Pangandaran menggelar kegiatan Car Free Day (CFD) bertajuk “Bhakti Bhayangkara” di kawasan Grand Pangandaran,Minggu(22/6/2025).

Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara menjelang peringatan hari besar Kepolisian Republik Indonesia, yang dirancang untuk semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

CFD kali ini terasa istimewa, karena tidak hanya menghadirkan suasana bebas kendaraan untuk warga berolahraga dan bersantai, namun juga menyediakan berbagai layanan publik terpadu langsung dari Polres Pangandaran.

Sejumlah pelayanan yang tersedia antara lain:

Perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM),

Pembuatan dan verifikasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online,

Samsat Keliling,

Pemeriksaan kesehatan gratis,

Konsultasi serta informasi seputar pelayanan kepolisian.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.IK, MH., didampingi Wakapolres Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., serta jajaran pejabat utama Polres Pangandaran.

Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Pangandaran untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“CFD Bhakti Bhayangkara ini kami gelar sebagai bentuk pengabdian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami ingin masyarakat dapat mengakses layanan kepolisian secara mudah, cepat, dan tanpa harus datang ke kantor,” ujar AKBP Mujianto.

Antusiasme masyarakat sangat terlihat sejak pagi hari. Warga tampak memadati lokasi CFD untuk mengikuti kegiatan olahraga dan memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Banyak warga yang memberikan apresiasi terhadap terobosan Polres ini karena dianggap sangat membantu kebutuhan masyarakat sehari-hari.

“CFD kali ini kami selenggarakan khusus dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Semoga momentum ini menjadi pengingat bahwa Polri harus semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Kami ingin terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” tambah Kapolres.

Kegiatan ini menandai awal dari sejumlah agenda Polres Pangandaran dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79, yang akan terus digelar hingga puncak peringatan pada 1 Juli 2025 mendatang.

Dengan tema “Bhakti Bhayangkara”, Polres Pangandaran menunjukkan tekad untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan dan mitra yang aktif mendukung kehidupan publik di wilayahnya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Jawa Barat

KIM-PG Kabupaten Bekasi hingga kini belum menentukan sikap resmi terkait dukungan calon ketua Partai Golkar. Namun Ketua KIM-PG, Efendi Subandono, secara pribadi menyatakan dukungannya kepada H. Akhmad Marjuki SH MH sebagai figur yang dinilai paling layak memimpin Golkar Kabupaten Bekasi. Meski demikian, keputusan final menunggu struktur DPD Golkar Jawa Barat resmi dilantik pasca Musda XI.”

Daerah

“Polres Bogor membongkar jaringan pengoplosan LPG bersubsidi yang beroperasi di dua lokasi berbeda, menyebabkan kerugian negara mencapai Rp13,2 miliar per bulan. Dari penggerebekan di Sukaraja dan Cileungsi, polisi mengamankan 793 tabung gas berbagai ukuran serta 76 alat suntik. Para pelaku diketahui meraup keuntungan hingga Rp1,3 miliar per hari dengan memindahkan isi gas 3 kilogram subsidi ke tabung 12 kilogram non-subsidi. Kapolres Bogor menegaskan bahwa praktik ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri hak masyarakat kecil yang berhak menerima subsidi.”

Headline

“Penggerebekan gudang pengoplosan LPG di Cileungsi membuka fakta mengejutkan: praktik ilegal yang berjalan sejak 2025 ini mampu meraup keuntungan hingga Rp13 miliar per bulan. Selain merugikan negara, aktivitas pemindahan gas bersubsidi ke tabung non-subsidi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan warga karena dilakukan tanpa standar keamanan. Polisi menegaskan, para pelaku dijerat UU Migas dan pasal pidana umum terkait perbuatan curang serta peredaran barang tidak sesuai standar.”