Scroll untuk baca berita
JakartaPOLRI

Polri Tangkap Sindikat Penipu Deepfake Catut Nama Gubernur dan Presiden

751
×

Polri Tangkap Sindikat Penipu Deepfake Catut Nama Gubernur dan Presiden

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Jakarta – Dittipidsiber Bareskrim Polri berhasil menangkap tiga pelaku penipuan bermodus Artificial Intelligence (AI) deepfake yang mencatut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Para pelaku ditangkap di Pangandaran, Jawa Barat, pada 16 April 2025.

Modus operandi mereka adalah membuat akun palsu dan memanipulasi video agar tampak autentik, lalu menipu warga dengan menawarkan motor murah. Dalam empat bulan beroperasi, para pelaku berhasil menipu 11 orang dan mengantongi keuntungan hingga Rp30 juta melalui video deepfake.

Sebelumnya, dua pelaku lain juga ditangkap karena menggunakan teknologi deepfake AI dengan wajah Presiden Prabowo untuk menipu puluhan korban.Kamis (24/4/2025).

Polri mengimbau masyarakat agar selalu memverifikasi informasi visual di media sosial dan tidak mudah percaya begitu saja untuk menghindari jebakan serupa.

“Oleh karena itu, kami selalu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dan lebih waspada terhadap modus penipuan seperti ini, dengan selalu memverifikasi informasi dari sumber-sumber terpercaya,” ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H.,

Jakarta

Rotasi dan mutasi terhadap 199 perwira tinggi dan perwira menengah Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta pembinaan karier untuk memperkuat kinerja institusi. Penempatan pejabat baru diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.”

Jakarta

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya membenahi institusi Polri melalui peningkatan pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta penguatan kedekatan dengan masyarakat. Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polri diarahkan untuk semakin profesional, responsif, dan hadir dalam menjawab berbagai persoalan keamanan dan ketertiban, termasuk pemberantasan narkotika, penyelundupan, dan judi online.