Scroll untuk baca berita
Jawa BaratTNI

17 Ribu Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

721
×

17 Ribu Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Siap Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//CIMAHI .Sebanyak 17.428 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi dilantik usai menuntaskan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang I Tahun Anggaran 2025. Upacara penutupan pendidikan secara serentak ini digelar di seluruh Komando Utama (Kotama) TNI AD, dengan pusat acara di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdikarmed), Cimahi, Jawa Barat, Jumat (25/4/2025).

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tandyo Budi R. hadir langsung memimpin jalannya upacara, sekaligus menyampaikan amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

“Pendidikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian sebagai prajurit TNI AD. Kalian akan menghadapi tugas yang semakin kompleks, maka teruslah kembangkan diri, jaga integritas, junjung tinggi etika prajurit, dan tetap loyal kepada bangsa dan negara,” tegas Wakasad dalam amanatnya.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah prajurit, penyematan tanda pangkat Tamtama, dan penyerahan ijazah secara simbolis kepada perwakilan siswa.

Lebih lanjut, Wakasad menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan dedikasi tinggi dalam setiap tugas yang akan diemban, termasuk menghadapi tantangan global dan kemajuan teknologi militer.

Para prajurit yang baru dilantik ini nantinya akan ditempatkan di Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP). Selain menjalankan fungsi pertahanan, mereka juga disiapkan menjadi penggerak pembangunan di wilayah tugas masing-masing.

Kebijakan pembentukan YTP merupakan bagian dari program pembangunan kekuatan TNI berbasis kerakyatan, sebagaimana diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada 2022.

Mengakhiri amanatnya, Wakasad memberikan motivasi kepada seluruh prajurit muda untuk terus semangat dalam mengabdi dan membangun karakter kepemimpinan sejati di medan pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Jawa Barat

“Dugaan pungutan liar di kawasan Jembatan Timbang Tolongas, Sumedang, menjadi perhatian serius karena sejumlah truk bermuatan terlihat melanjutkan perjalanan tanpa masuk ke area penimbangan setelah diduga terjadi transaksi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian dari pihak pengelola UPKB serta instansi terkait. Transparansi pemeriksaan dan penegakan aturan diperlukan untuk memastikan pelayanan berjalan sesuai ketentuan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Jawa Barat

Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak secara otomatis menghilangkan hak masyarakat untuk menerima bantuan sosial. Pekerja informal, termasuk peserta mandiri dan pekerja dengan upah di bawah UMK, tetap berhak mendapatkan bansos sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.”