Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Sudaryono Dijadwalkan Hadiri Pelantikan HKTI Aceh, 23 DPC Kabupaten/Kota Dikukuhkan

769
×

Sudaryono Dijadwalkan Hadiri Pelantikan HKTI Aceh, 23 DPC Kabupaten/Kota Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,ACEH.BESAR.

Himpunan,Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) bersiap memperkuat konsolidasi organisasi di Provinsi Aceh. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, Sudaryono, dijadwalkan menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Aceh pada Selasa (13/10/2026), yang akan dipusatkan di kawasan persawahan Kampung Lamtui, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar.

Pelantikan tersebut dirancang dengan pendekatan berbeda dari seremoni organisasi pada umumnya. Berlangsung di tengah hamparan sawah, kegiatan ini akan dipadukan dengan penanaman padi perdana sebagai bentuk penegasan komitmen HKTI terhadap pengembangan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan petani.

Rangkaian acara tidak hanya mencakup pengukuhan kepengurusan di tingkat provinsi, tetapi juga pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI di 23 kabupaten/kota se-Aceh. Agenda tersebut diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan organisasi sekaligus memperluas peran HKTI di tengah masyarakat petani.

Pemilihan Kampung Lamtui sebagai lokasi pelantikan memiliki pesan tersendiri. Kawasan pertanian dinilai merepresentasikan ruang kerja sekaligus basis perjuangan HKTI dalam memperjuangkan kepentingan petani. Melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan lahan pertanian, organisasi ini ingin menegaskan bahwa keberadaannya harus memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian.

Penanaman padi perdana yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut juga membawa pesan penting mengenai perlunya penguatan produktivitas pertanian, keberlanjutan usaha tani, dan ketahanan pangan. Langkah ini diharapkan tidak berhenti sebagai simbolis acara, tetapi dapat menjadi dorongan bagi pengembangan program pertanian yang lebih konkret di Aceh.

Panitia pelaksana menempatkan momentum pelantikan ini sebagai titik awal penguatan peran HKTI dalam membangun sinergi antara petani, pemerintah, dan berbagai pihak yang memiliki kepentingan terhadap kemajuan pertanian daerah.

Musda HKTI Aceh Dijadwalkan Berlangsung di Anjong Mon Mata

Selain pelantikan pengurus, agenda organisasi HKTI Aceh juga akan dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah (Musda) DPD HKTI Provinsi Aceh. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Gedung Anjong Mon Mata, kompleks Pendopo Gubernur Aceh.

Musda menjadi forum penting untuk memperkuat kelembagaan organisasi, menyelaraskan program kerja, serta merumuskan arah kebijakan HKTI Aceh dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian ke depan.

Dengan terbentuknya kepengurusan DPC di 23 kabupaten/kota, HKTI diharapkan mampu memperluas jangkauan koordinasi hingga ke daerah. Struktur organisasi yang kuat dinilai penting agar aspirasi petani dapat tersampaikan secara lebih efektif dan kebutuhan mereka memperoleh perhatian dari para pemangku kepentingan.

Di sisi lain, keberadaan pengurus di tingkat kabupaten/kota diharapkan dapat mendorong pelaksanaan program pendampingan petani, pengembangan usaha pertanian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor agraris.

Melalui rangkaian pelantikan dan Musda tersebut, HKTI Aceh diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi internal, tetapi juga mampu mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan pertanian daerah.

Penguatan organisasi yang diiringi program kerja nyata menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong kesejahteraan petani sekaligus memperkuat kontribusi Aceh terhadap ketahanan pangan nasional.

Baca Juga

Stafsus Menteri Koperasi Bersama Kadis Koperasi Aceh Tinjau Kesiapan Gerai KDKMP di Pidie

PT Socfindo Kebun Seunagan Serahkan Beasiswa dan Penghargaan Pemanen Terbaik melalui Program CSR Tahunan 2026

Penertiban Pajak Kendaraan di Aceh Barat: Samsat Aceh Barat Dorong Kepatuhan Wajib Pajak Lewat Pendekatan Humanis dan sosialiasi 

Tinggalkan Balasan

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”