NEWSBIDIK ,NAGAN RAYA Pantauan Tim Lipsus Propinsi Aceh akses jalan Utama . jembatan yang menghubungkan Gampong Alue Siron menuju Alue Bata, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, menjadi sorotan
Berdasarkan kondisi yang terlihat di lokasi , akses tersebut saat ini masih menggunakan konstruksi jembatan sederhana berupa susunan batang kayu di atas aliran air.Kondisi ini menimbulkan pertanyaan masyarakat mengenai status pembangunan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut.
Terlebih, pada lokasi pekerjaan tidak terlihat adanya papan informasi proyek yang memuat nama kegiatan, nilai kontrak, sumber dana, pelaksana, maupun masa pelaksanaan.Ketiadaan papan informasi Proyek Jembatan tersebut kemudian memunculkan dugaan di tengah masyarakat mengenai apa yang disebut sebagai “ anggaran siluman ”. Kamis, (8/10/2026)
Namun, dugaan tersebut perlu dibuktikan melalui penelusuran dokumen resmi dan klarifikasi dari instansi terkait.
Padahal, keterbukaan informasi dalam pekerjaan pembangunan infrastruktur menjadi penting agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan uang negara maupun sumber pendanaan lainnya.
Karena itu, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, DPRK Nagan Raya, Inspektorat, Dinas PUPR, BPBD, serta aparat pengawasan terkait menjelaskan apakah pekerjaan jembatan yang terlihat dalam foto tersebut merupakan bagian dari kegiatan resmi pemerintah, pekerjaan darurat, swadaya masyarakat, atau program lainnya.
Pertanyaan publik sederhana: jika pembangunan menggunakan anggaran pemerintah, mengapa papan informasi kegiatan tidak terlihat di lokasi ? Transparansi dan keterbukaan informasi diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi serta memastikan setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada Masyarakat sesuai dengan UU – KIP Keterbukaan Informasi Publik
Baca Juga
Hadiri Pelantikan PAW DPRK Nagan Raya, Bupati TRK Ucapkan Selamat kepada Said Isa Quraisy
PETISI AHLI Dukung Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Figur Tepat dan Berpengalaman

















