Scroll untuk baca berita
AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Bupati TRK Resmi Tutup Nagan Raya Fair 2026, Lebih dari 10 Ribu Warga Padati Alun-Alun Suka Makmue

613
×

Bupati TRK Resmi Tutup Nagan Raya Fair 2026, Lebih dari 10 Ribu Warga Padati Alun-Alun Suka Makmue

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., secara resmi menutup Nagan Raya Fair 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Nagan Raya.

Acara penutupan berlangsung meriah di Panggung Utama Alun-Alun Suka Makmue, Selasa (21/7/2026) malam.

Meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Berdasarkan pantauan di lokasi, lebih dari 10 ribu warga memadati Alun-Alun Suka Makmue untuk menyaksikan malam penutupan yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya khas Aceh serta hiburan rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan bahwa selama beberapa hari terakhir masyarakat telah menikmati berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah.

“Perayaan ini adalah bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap jati diri daerah yang kita cintai,” ujar TRK.

Ia mengatakan Kabupaten Nagan Raya memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, seni, kuliner, sejarah, serta berbagai potensi lokal yang menjadi identitas sekaligus kebanggaan masyarakat.

“Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikannya agar tetap diwariskan kepada generasi mendatang,” katanya.

Bupati TRK juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan sebagai modal utama dalam membangun daerah.

“Masa depan Nagan Raya tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi juga oleh kekompakan seluruh masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, TRK mengajak masyarakat Nagan Raya mulai dari ulama, tokoh adat, akademisi, pemuda, pelaku usaha, ASN, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan demi mewujudkan Nagan Raya yang mandiri, madani, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Malam penutupan Nagan Raya Fair 2026 semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi ternama Aceh, yakni Rafly Kande dan Viza Maviza, serta penampilan Band Rameune Endatu, yang berhasil menghibur masyarakat hingga akhir acara.

Selain hiburan musik, pengunjung juga disuguhkan atraksi kembang api serta pertunjukan seni tradisional, di antaranya Rapai Saman dari Sanggar Aneuk Rajawali, Rapa’i Tuha dari Sanggar Puga Nanggroe, serta atraksi Debus Singa Nagan yang menampilkan kekayaan budaya lokal Kabupaten Nagan Raya.

Acara penutupan turut dihadiri Wabup Raja Sayang, unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten, unsur ulama, tokoh masyarakat, akademisi, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Masyarakat berharap hukum ditegakkan secara adil tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum menjadi kebutuhan utama agar persoalan yang tengah bergulir tidak terus menimbulkan spekulasi maupun konflik di tengah masyarakat. Sesuai amanat Pasal 27 UUD 1945, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan berhak memperoleh perlakuan yang adil.”

Aceh

“Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya menjadi bukti semangat generasi muda dalam mencintai dan melestarikan budaya daerah. Melalui kreativitas para pelajar, warisan budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi juga diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK).

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.