Scroll untuk baca berita
AcehDaerahNEWS-BIDIK NAGANRAYA

Bupati TRK Lepas Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya, Libatkan 1.042 Peserta dari Delapan SMP

600
×

Bupati TRK Lepas Pawai Karnaval Budaya HUT Ke-24 Nagan Raya, Libatkan 1.042 Peserta dari Delapan SMP

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,Suka Makmue – Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., secara resmi melepas Pawai Karnaval Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan yang diikuti para siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut berlangsung di Halaman Kantor Camat Kuala, Ujong Fatihah, Kabupaten Nagan Raya, Selasa (21/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta karnaval, khususnya para siswa-siswi SMP yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme bersama para kepala sekolah dan guru pendamping.

Menurutnya, partisipasi yang luar biasa tersebut mencerminkan semangat generasi muda dalam mencintai, melestarikan, dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.

“Karnaval ini bukan sekadar pawai atau hiburan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen kita bersama dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya,” ujar Bupati TRK.

Ia mengaku bangga melihat semangat para pelajar yang mampu menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya daerah melalui berbagai atraksi dan penampilan.

“Semoga kegiatan seperti ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, memperkuat karakter generasi muda, serta menjadi sarana pendidikan yang menyenangkan dan bermakna,” harapnya.

Lebih lanjut, Bupati TRK menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun Ke-24 Kabupaten Nagan Raya merupakan momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah.

“Serta memperkuat tekad bersama dalam melanjutkan pembangunan di berbagai sektor, termasuk pelestarian seni dan budaya sebagai bagian penting dari identitas daerah,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa pawai karnaval budaya tersebut diikuti oleh delapan kontingen yang berasal dari delapan satuan pendidikan tingkat SMP dengan total 1.042 peserta.

Pesertanya terdiri atas 839 peserta karnaval dan 203 orang pendamping,” rincinya. 

Adapun delapan sekolah yang berpartisipasi yakni SMP Negeri 1 Seunagan, SMP Negeri 5 Seunagan, SMP Negeri 1 Ulumul Quran, SMP Negeri 4 Kuala, SMP Negeri 2 Kuala, SMP Negeri 11 Kuala, SMP Negeri 6 Kuala, dan SMP Negeri 3 Kuala.

Zulkifli menambahkan, rute karnaval dimulai dari Halaman Kantor Camat Kuala dan berakhir di pintu gerbang masuk Kompleks Perkantoran Ujong Fatihah dengan jarak tempuh sekitar 1,5 kilometer.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada EO, seluruh panitia, masyarakat, serta para kepala sekolah yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Raja Sayang, Plt. Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, Forkopimcam, sejumlah kepala SKPK, tokoh masyarakat, kepala sekolah, guru pendamping, serta para siswa-siswi peserta Karnaval Budaya.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Polres Pangandaran memastikan penanganan dugaan perusakan 63 pohon karet milik PTPN I Regional 2 masih berada pada tahap penyelidikan. Kepolisian menegaskan seluruh laporan akan diproses secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti, sementara masyarakat diminta menghormati proses hukum serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.”

Aceh

“Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) menjadi langkah penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Nagan Raya didukung oleh data yang akurat, mutakhir, terintegrasi, dan akuntabel. Melalui evaluasi ini, pemerintah daerah terus memperkuat implementasi Satu Data Indonesia demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.”

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pasar murah bukan sekadar menjual bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban masyarakat. Meski jumlah paket masih terbatas, komitmen menghadirkan program pro-rakyat akan terus dilakukan secara berkelanjutan.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. Hizbulwatan.