Scroll untuk baca berita
DPRD KAB PANGANDARANPolitik

Ketua DPRD Pangandaran: Petugas DLHK Adalah Pahlawan Sampah, Gaji dan Kesejahteraan Harus Diutamakan

3495
×

Ketua DPRD Pangandaran: Petugas DLHK Adalah Pahlawan Sampah, Gaji dan Kesejahteraan Harus Diutamakan

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK, Pangandaran – Persoalan sampah di kawasan wisata Pantai Timur Pangandaran kembali menjadi perhatian serius. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan bahwa urusan kebersihan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Dalam forum yang melibatkan DPRD, stakeholder, dan warga, Asep menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). Ia bahkan menyebut mereka sebagai pahlawan sampah yang memiliki peran vital dalam menjaga citra Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan.

“Melalui Kepala DLHK, saya memohon kepada Bupati Citra Pitriyami agar memperhatikan kesejahteraan petugas kebersihan, mulai dari gaji, insentif lembur hingga tenaga Tagana. Mereka adalah ujung tombak kebersihan Pangandaran,” ujar Asep, Sabtu (6/9/2025).

Asep juga menyoroti keberadaan program jaga lembur yang hanya dimiliki Kabupaten Pangandaran. Menurutnya, program tersebut harus terus dipertahankan karena tidak hanya mendukung keamanan, tetapi juga kenyamanan lingkungan wisata.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebersihan adalah kunci utama keberhasilan sektor pariwisata.

Kalau tidak bersih, jangan bicara wisata. Apa yang dilakukan para petugas kebersihan ini adalah amal ibadah. Dalam Islam, kebersihan adalah bagian dari iman,” ucapnya.

Melalui dorongan DPRD ini, Asep berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan semakin tumbuh, sekaligus memastikan kesejahteraan para petugas kebersihan mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Dengan komitmen bersama, Pangandaran diharapkan dapat terus menjaga reputasinya sebagai tujuan wisata favorit di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”

Aceh

“Kami, jajaran KPA Wilayah Nagan Raya bersama seluruh pimpinan Sagoe dan Ketua Tuha Peut, menyatakan dukungan penuh kepada Abu Said Isa Quraisy (Abu Malaka) sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya. Sikap ini lahir dari aspirasi kader di tingkat bawah demi menjaga stabilitas organisasi, memperkuat persatuan, serta memastikan Partai Aceh tetap berjalan sesuai semangat perjuangan dan kepentingan kader.”

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”