Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS BIDIK SIDOARJO

Sinergi Spiritualitas dan Sosial, Lapas Sidoarjo Gelar Pengajian dan Bakti Sosial Bersama Panti Asuhan

525
×

Sinergi Spiritualitas dan Sosial, Lapas Sidoarjo Gelar Pengajian dan Bakti Sosial Bersama Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//SIDOARJO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo menggelar kegiatan pengajian rutin yang dirangkaikan dengan aksi bakti sosial pada jum’at (16/5/3025), di lingkungan masjid Lapas. Kegiatan ini turut melibatkan warga binaan dan pegawai, serta menggandeng Panti Asuhan Ulin Nuha sebagai mitra dalam penyaluran bantuan sosial.

Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai jalannya acara yang berlangsung dengan lancar. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengajian hingga penyerahan bantuan kepada perwakilan panti asuhan.

Kepala Lapas Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh elemen dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai perpaduan antara pembinaan rohani dan kepedulian sosial yang terus didorong menjadi agenda berkelanjutan.

“Ini adalah bentuk nyata sinergi antara pembinaan spiritual dan kepedulian sosial. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pegawai yang telah ikut berkontribusi, baik secara tenaga maupun materi. Semoga amal baik ini mendapat balasan pahala dari Allah SWT,” ujar Disri.

Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus diupayakan secara berkala guna menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan dan panti asuhan, tetapi juga mempererat hubungan antara Lapas Sidoarjo dan masyarakat luas, khususnya lembaga sosial di sekitar wilayah Kabupaten Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bantuan ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Socfindo Seunagan yang telah menunjukkan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat. Semoga kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak penyandang disabilitas di Nagan Raya,” ujar Ali Efendi, Ketua PPDI Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Viralnya dua video yang memperlihatkan aktivitas juru parkir di bawah rambu larangan parkir di Kota Lubuklinggau memunculkan pertanyaan publik mengenai legalitas penugasan serta dasar penerbitan SK juru parkir di lokasi tersebut. Masyarakat berharap Dinas Perhubungan segera memberikan klarifikasi secara terbuka untuk memastikan kepastian hukum, transparansi, dan penegakan aturan parkir sesuai ketentuan yang berlaku.”