Scroll untuk baca berita
DaerahNEWSBIDIK PANGANDARANTNI

Pria Asal Ciamis Mengaku Anggota Kodim, Ditangkap di Pangandaran

591
×

Pria Asal Ciamis Mengaku Anggota Kodim, Ditangkap di Pangandaran

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK.//Seorang pria berinisial WA (52), warga Kawali, RT 012 RW 004, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, diamankan aparat TNI setelah mengaku sebagai anggota Komando Distrik Militer (Kodim). Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 19 April 2025, sekitar pukul 09.00 WIB di Blok Legokpari, Dusun Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

Komandan Kodim 0625 Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan, penangkapan berawal dari laporan warga yang mencurigai gerak-gerik WA di sekitar sebuah warung.

“Menurut keterangan saksi, pelaku sering nongkrong di warung dan mengaku baru pindah dari Kalimantan serta sedang bertugas di Kodim,” ungkap Letkol Indra dalam keterangannya.

Saksi sempat menanyakan kepada WA apakah dirinya anggota intel, dan dijawab “iya” oleh pelaku. Kecurigaan semakin kuat ketika WA membuka jaket dan memperlihatkan senjata tajam berupa sangkur, sehingga saksi segera melapor ke aparat.

Merespons laporan tersebut, anggota Koramil 2502 Cijulang bersama unit intel Kodim 0625 Pangandaran berkoordinasi dengan Polsek Cijulang dan langsung melakukan penangkapan.

“Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Cijulang, Polres Pangandaran, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Letkol Indra.

WA mengaku berdomisili di Kawali, Ciamis, dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kalimantan. Namun, pihak aparat masih mendalami kebenaran status PNS yang diakuinya tersebut.

Indikasi adanya gangguan kejiwaan pada pelaku juga menjadi perhatian aparat. “Karena diduga memiliki riwayat gangguan jiwa, pelaku akan dikembalikan ke kampung halamannya,” tambah Letkol Indra.

Pelaku yang mengaku sebagai anggota Kodim saat diperiksa oleh aparat, Sabtu, 19 April 2025. /Dok. Kodim 0625 Pangandaran

Dari hasil penangkapan, aparat mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu identitas dan barang pribadi lainnya. Hingga kini, pihak berwenang masih menunggu konfirmasi dari keluarga pelaku yang berada di Desa Margamulya, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“Melalui pembinaan teknis lanjutan EPSS ini, kami berharap seluruh SKPK di Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat tata kelola statistik sektoral yang akurat, terintegrasi, dan terpercaya guna mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Tahun 2026.” — Masitoh, S.K.M., M.K.M., Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Nagan Raya.

Daerah

Kutipan Berita:
“Prestasi luar biasa kembali ditorehkan SDN Neglasari, Kecamatan Pancatengah. Dalam ajang O2SN tingkat kecamatan tahun 2026, para siswa berhasil membawa pulang 9 medali emas, 6 perak, dan 5 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat juang siswa, guru, serta dukungan orang tua mampu melahirkan prestasi yang membanggakan.”

Daerah

“Akta cerai atas nama mempelai perempuan tidak pernah tercatat di Pengadilan Agama Jepara. Pernikahan tersebut juga tidak diproses melalui desa maupun KUA, sehingga kuat dugaan dilakukan dengan menggunakan modin aspal,” ungkap Modin Desa Kancilan, Luqman H., menegaskan adanya kejanggalan dalam administrasi pernikahan warga Kancilan yang berlangsung pada 29 Maret 2026.