Scroll untuk baca berita
NEWS-BIDIK.LUBUKLINGAUPolitikSumatera Selatan

Wali Kota Lubuk Linggau dan Ratusan Ojol Gelar Doa Bersama untuk Kota Damai

315
×

Wali Kota Lubuk Linggau dan Ratusan Ojol Gelar Doa Bersama untuk Kota Damai

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, bersama ratusan pengemudi ojol dari berbagai platform saat mengikuti doa bersama di Aula Eks Kompi, Senin (1/9/2025). (Dok. Foto: newsbidik.com/Bambang Hendrawan)

NEWS BIDIK, Lubuklinggau .Suasana haru menyelimuti Aula Eks Kompi, Senin (1/9/2025), ketika ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai platform seperti Grab, Maxim, dan Gojek berkumpul bersama Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat (Yoppy Karim). Mereka menggelar doa bersama mengenang almarhum Affan Kurniawan, salah seorang driver ojol yang meninggal dunia saat aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan doa bersama, tetapi juga disertai pembagian sembako bagi ratusan pengemudi ojol se-Kota Lubuk Linggau. Hadir pula perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Ustad Muslim Kawilarang yang memberikan tausiyah.

Koordinator Ojol, Jamil, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sesama pengemudi sekaligus wujud solidaritas.

“Sekitar 200-an pengemudi hadir dengan mengenakan jaket kebanggaan masing-masing. Ini bentuk kebersamaan kami, sekaligus mendoakan almarhum rekan kami,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali.

“Kami ikut berduka cita atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan. Semoga aksi-aksi unjuk rasa ke depan dapat berlangsung damai dan kondusif, apalagi di tengah momentum demonstrasi serentak di berbagai daerah Indonesia,” kata Rachmat Hidayat.

Kegiatan doa bersama ini menjadi simbol harapan agar Kota Lubuk Linggau tetap aman, damai, dan kondusif, serta menjadi bukti nyata kekuatan solidaritas antar sesama pengemudi ojol.

baca juga

Oknum Manajemen JM Lubuklinggau Diduga Lakukan Pemerasan Rp Dua Juta, Ijazah Karyawan Ditahan

Tinggalkan Balasan

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Daerah

“Dugaan pungutan liar dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas, mencuat setelah sejumlah nasabah mengaku diminta menyerahkan uang jutaan rupiah kepada agen sebelum pencairan kredit. Para nasabah menduga praktik tersebut telah berlangsung terhadap puluhan peminjam dan meminta aparat penegak hukum serta pihak Bank Mandiri melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan keterangan resmi.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyiapkan 270 peserta didik dari seluruh kecamatan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Program pendidikan berbasis asrama ini menjadi langkah nyata memperluas akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan upaya memutus mata rantai kemiskinan.”