Scroll untuk baca berita
DaerahNEWS BIDIK SIDOARJO

Langkah Nyata Atasi Overcrowded, Lapas Sidoarjo Lakukan Pemindahan WBP ke Tiga Lapas

539
×

Langkah Nyata Atasi Overcrowded, Lapas Sidoarjo Lakukan Pemindahan WBP ke Tiga Lapas

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Sidoarjo – Dalam upaya mengatasi masalah overcrowded atau kelebihan kapasitas penghuni, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo mengambil langkah nyata dengan melakukan pemindahan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke tiga lapas berbeda. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, yakni Rabu, Kamis, dan Jumat.(9/5/2025).

Sebanyak 92 orang WBP dipindahkan secara bertahap ke tiga lokasi berbeda. Rinciannya, 28 orang WBP dipindahkan ke Lapas Kelas I Surabaya, 49 orang ke Lapas Kelas IIB Tulungagung, dan 15 orang ke Lapas Kelas I Malang.

Kepala Lapas Sidoarjo menyatakan bahwa pemindahan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menciptakan kondisi hunian yang lebih manusiawi dan mendukung proses pembinaan yang maksimal bagi warga binaan.

“Overcrowded menjadi tantangan serius di Lapas kami. Dengan adanya pemindahan ini, diharapkan kapasitas hunian bisa lebih seimbang, dan warga binaan dapat menerima layanan pembinaan dengan lebih optimal,” ujarnya.

Seluruh proses pemindahan dilakukan dengan pengawalan ketat oleh petugas, mengikuti prosedur keamanan dan protokol kesehatan yang berlaku. Pemilihan WBP yang dipindahkan juga mempertimbangkan aspek administratif, keamanan, dan program pembinaan yang telah dijalani.

Langkah ini diapresiasi sebagai bentuk sinergi antar unit pemasyarakatan dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih efektif di lingkungan Kementerian IMIPAS

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita Unggulan:
“Empat medali emas menjadi modal awal bagi Kontingen Jepara untuk terus melaju di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dengan semangat juang, kerja keras, dan kekompakan seluruh atlet, pelatih, serta ofisial, Jepara optimistis mengejar target 50 medali emas dan menembus empat besar.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”