Scroll untuk baca berita
AcehDaerah

Kelangkaan Solar di SPBU Nagan Raya hingga Aceh Selatan, Sopir Merugi dan Lalu Lintas Terganggu

633
×

Kelangkaan Solar di SPBU Nagan Raya hingga Aceh Selatan, Sopir Merugi dan Lalu Lintas Terganggu

Sebarkan artikel ini

NEWS-BIDIK,//Aceh,— Masyarakat di sepanjang Jalan Lintas Sumatera, khususnya dari wilayah Nagan Raya hingga Aceh Selatan, mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kamis, (1/5/2025),

Pantauan tim liputan khusus perwakilan Provinsi Aceh menunjukkan terjadinya antrean panjang kendaraan, terutama truk dan mobil travel, di berbagai SPBU. Kondisi ini menyebabkan terganggunya arus lalu lintas dan kerugian ekonomi bagi para sopir angkutan.

“Saya sudah antre sejak subuh, tapi sampai siang belum dapat solar. Penghasilan kami berkurang drastis, bahkan banyak teman-teman yang gagal bayar kredit karena pendapatan tak sesuai target,” ungkap Fadli, seorang sopir truk lintas provinsi.

Kelangkaan solar ini tidak hanya berdampak pada aktivitas transportasi, namun juga menambah beban bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Masyarakat mendesak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan pihak Pertamina wilayah Aceh untuk segera menambah pasokan solar subsidi ke SPBU agar kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa hambatan.

“Kami ingin menikmati hasil perdamaian Aceh secara nyata, bukan hanya untuk segelintir elite. Kesulitan mendapatkan BBM ini sungguh menyakitkan bagi rakyat kecil,” kata seorang warga yang enggan disebut namanya.

Warga juga berharap pemerintah Provinsi Aceh bersama Pertamina dan dinas terkait segera menindaklanjuti krisis ini agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.

Tinggalkan Balasan

Daerah

Kutipan Berita Unggulan:
“Empat medali emas menjadi modal awal bagi Kontingen Jepara untuk terus melaju di Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dengan semangat juang, kerja keras, dan kekompakan seluruh atlet, pelatih, serta ofisial, Jepara optimistis mengejar target 50 medali emas dan menembus empat besar.”

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”