Scroll untuk baca berita
DaerahLampungPeristiwa

Bus EPA Star Tabrak Truk Tronton boks. di Tol Terpeka, Satu Tewas dan Tujuh Luka-Luka

2992
×

Bus EPA Star Tabrak Truk Tronton boks. di Tol Terpeka, Satu Tewas dan Tujuh Luka-Luka

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, LAMPUNG — Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (Terpeka), Kabupaten Mesuji, Lampung, Sabtu (19/9/2026) sore.

Kecelakaan melibatkan bus EPA Star bernomor polisi BG 7321 OI dengan truk tronton BW. Hino bernomor polisi B 9605 PEV. Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan tujuh penumpang bus mengalami luka-luka.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di KM 246+500 B Tol Terpeka.

Kasatlantas Polres Mesuji, AKP Heny Gustina, mengatakan dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengemudi bus mengantuk. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara keseluruhan.

“Dari keterangan penumpang, sopir bus-nya mengantuk sehingga menabrak bagian belakang truk trailer. Namun, untuk penyebab pasti masih didalami lagi oleh Unit Gakkum Polres Mesuji. Saat ini prosesnya masih dalam penyelidikan,” kata Heny, Minggu (20/9/2026).

Berdasarkan keterangan pengemudi truk trailer, Amran (49), kecelakaan bermula ketika truk Hino yang dikemudikannya melaju dari arah Palembang menuju Bandar Lampung.

Saat tiba di lokasi kejadian, truk berada di lajur lambat. Pada waktu yang sama, bus EPA Star datang dari arah yang sama melalui lajur cepat.

Bus kemudian berpindah dari lajur cepat menuju lajur lambat. Namun, ketika proses perpindahan lajur berlangsung, bus tersebut menabrak bagian belakang truk trailer yang dikemudikan Amran.

Benturan keras mengakibatkan bagian kendaraan mengalami kerusakan dan menyebabkan sejumlah penumpang menjadi korban.

Pengemudi bus EPA Star, Waniri (55), warga Blora, Jawa Tengah, meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Sementara itu, tujuh penumpang bus mengalami luka-luka. Tiga orang mengalami luka berat, yakni Tito (30), Rozani (60), dan Nurhayati (39), yang seluruhnya merupakan warga Palembang.

Sedangkan empat penumpang lainnya mengalami luka ringan, yakni M Aditya (17), Aisyah (22), Umi (23), dan Ade (45).

“Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit MHC Mesuji untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Heny.

Setelah menerima laporan dari petugas Patroli Jalan Raya (PJR), personel kepolisian segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan proses evakuasi.

Petugas kemudian mengevakuasi para korban, melakukan pendataan terhadap pengemudi serta penumpang, dan menghubungi pihak keluarga korban.

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah dievakuasi dan diamankan di Pos Lantas Simpang Pematang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit truk trailer Hino, STNK truk, serta satu unit bus EPA Star.

AKP Heny Gustina menegaskan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Mesuji.

Dugaan bahwa pengemudi bus mengantuk, kata dia, sejauh ini masih berdasarkan keterangan sejumlah penumpang dan belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir mengenai penyebab kecelakaan.

Pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah fakta dan keterangan untuk memastikan kronologi serta faktor yang menyebabkan kecelakaan maut tersebut terjadi.

Penulis: BrowibowoEditor: Browibowo

Tinggalkan Balasan