Scroll untuk baca berita
AcehNEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitikReligi

Pemkab Nagan Raya Salurkan Bantuan Rp1,08 Miliar untuk 1.832 Anak Yatim Jelang Idulfitri 1447

3009
×

Pemkab Nagan Raya Salurkan Bantuan Rp1,08 Miliar untuk 1.832 Anak Yatim Jelang Idulfitri 1447

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK, Suka Makmue – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kepada 1.832 anak yatim menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., dalam kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di Anjungan Pendopo Bupati, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (16/3/2026).

Baca Juga

Bupati TRK Serahkan SK Pengangkatan 2.150 PPPK Paruh Waktu

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), tokoh masyarakat, insan pers, serta masyarakat umum. Suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan terasa sejak awal hingga akhir acara.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan bahwa total bantuan yang disalurkan mencapai Rp1.084.544.000. Dana tersebut diberikan kepada anak-anak yatim yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Nagan Raya sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah.

Baca Juga:

Hadiri Pelantikan PAW DPRK Nagan Raya, Bupati TRK Ucapkan Selamat kepada Said Isa Quraisy 

Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar bentuk santunan, melainkan juga wujud nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian lebih, terlebih menjelang hari raya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yatim, terutama dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Kami berharap dapat meringankan beban mereka dan menghadirkan kebahagiaan di hari kemenangan,” ujar TRK.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan yang telah memasuki penghujung dengan memperbanyak ibadah dan doa. Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memupuk kepedulian sosial.

“Marilah kita manfaatkan sisa Ramadan ini dengan memperbanyak ibadah serta berdoa demi kebaikan daerah yang kita cintai, agar visi mewujudkan Nagan Raya yang mandiri dan madani dapat segera tercapai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati TRK menilai bahwa kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut membawa keberkahan tersendiri bagi daerah. Ia berharap doa yang dipanjatkan oleh mereka dapat menjadi kekuatan spiritual dalam mendorong kemajuan Nagan Raya.

“Kehadiran anak-anak yatim di tengah-tengah kita, serta doa-doa yang mereka panjatkan, semoga menjadi berkah dan membawa kemajuan bagi Kabupaten Nagan Raya,” imbuhnya.

Selain penyerahan bantuan, rangkaian kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan tausiah keagamaan yang disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Nagan Raya, Tgk. H. Said Muntazar. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak yatim.

Baca Juga:

Pemkab Nagan Raya Gelar Musrenbang RPJMK 2025–2029, Bupati TRK Tekankan Komitmen Kolaboratif Menuju Pembangunan Berkualitas 

Acara yang dihadiri oleh lebih dari seribu masyarakat ini berlangsung dengan tertib, penuh kehangatan, dan sarat nilai kebersamaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai sosial dan keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Perselisihan terkait dugaan penyadapan pohon karet di Desa Kuala Ligan, Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, berujung tragis. Seorang petani berusia 58 tahun meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian leher. Pelaku yang diduga emosi usai mengetahui pohon karetnya disadap kemudian menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.”

Aceh

“Keberadaan perusahaan di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi daerah, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta tetap menjaga kelestarian lingkungan. Hubungan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat harus terus dibangun melalui komunikasi, musyawarah, dan kerja sama yang berkelanjutan,” — Teuku Khalilullah, Camat Tadu Raya.

Aceh

“Turnamen Badminton Kapolres Cup VI bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, serta membuka ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nagan Raya di masa depan,” ujar Kapolres Nagan Raya AKBP Dr. Benny Bathara, S.I.K., M.I.K. saat membuka turnamen dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. :::

Aceh

“Pemerintah Kabupaten Nagan Raya meminta pemerintah pusat mempercepat pembangunan 647 hunian tetap bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang. Selain hunian, percepatan pembangunan sekolah permanen dan pemulihan infrastruktur jembatan yang rusak juga menjadi prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.”

Aceh

“PT Sofindo Seunagan kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggelar Medical Check Up (MCU) bagi seluruh karyawan dan buruh pekerja. Pemeriksaan kesehatan yang berlangsung selama 2-4 Juni 2026 ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam memastikan kondisi kesehatan tenaga kerja tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.”

Aceh

Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan yang diucapkan setiap peringatan 1 Juni. Nilai-nilainya harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persatuan, hingga mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Masa depan bangsa tidak ditentukan oleh seberapa lantang kita menyebut Pancasila, tetapi oleh seberapa konsisten kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.”