Scroll untuk baca berita
AcehHeadline

LANA TUDING PLTU DAN DISNAKER NAGAN RAYA LAKUKAN KOLISI DAN NEPOTISME DALAM PEREKRUTAN TENAGA KERJA, Mahar 20 – 30 juta.

3517
×

LANA TUDING PLTU DAN DISNAKER NAGAN RAYA LAKUKAN KOLISI DAN NEPOTISME DALAM PEREKRUTAN TENAGA KERJA, Mahar 20 – 30 juta.

Sebarkan artikel ini

NEWS BIDIK,Aceh. Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) kembali menyoroti sistem perekrutan tenaga kerja plat merah, Pembangkit Listrik Tenagan Uap (PLTU) Kabupaten Nagan Raya.

dalam investigasi, LANA menemukan banyak terjadi praktek kolusi dan Nepotisme dalam perekrutan tenaga kerja yang akan di pekerjakan di PLTU. ( Minggu, (18/01/2026 )

“Kami telah melakukan Investigasi, dan menemukan banyak praktek Kolusi dan Nepotisme dalam perekrutan tenaga kerja, dan mereka hampir semua yang di rekrut melalui disnaker di mintai mahar, dari 20 – 30 Juta / Orang terang Teuku kepada Awak media .

Ketua LANA menilai praktek kotor ini telah merenggut banyak kesempatan Putra Putri daerah, dimana mereka yang layak secara ke ilmuan justru terabaikan karena mahar.

” Kesempatan yang seharusnya menjadi kesempatan emas kepada putra putri daeran untuk menyertai perusahaan yang berada di daerah sendiri telah hilang akibat praktek kotor peran oknum disnaker dan PLTU l.2 Tambah Teuku.

kami mengharap, agar aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian serius dalam praktek haram ini, dan meminta untuk dapat di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Kesatuan Republik Indonesia.

“dalam waktu dekat ini kami akan menyerahkan hasil investigasi ini kepada Pihak Aparat Penegak Hukum-APH untuk dapat di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku, dan semoga menjadi perhatian serius”pungkasnya teuku.

Tinggalkan Balasan

Aceh

“Dugaan aktivitas warga negara asing di kawasan hutan Aceh harus ditelusuri secara serius melalui pemeriksaan faktual dan koordinasi lintas instansi. Jika terbukti terdapat pelanggaran keimigrasian, pertambangan, kehutanan, atau lingkungan hidup, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, profesional, dan tanpa pandang bulu sesuai ketentuan perundang-undangan. Namun, seluruh proses tetap harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta mengedepankan transparansi kepada masyarakat.”

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Headline

Wartawan Bekasi Raya menyatukan barisan dan akan menggelar aksi damai di Kantor Bupati Bekasi untuk menyuarakan pentingnya penghormatan terhadap kemerdekaan pers serta perlindungan terhadap kerja jurnalistik. Aksi tersebut juga mendesak Pemkab Bekasi melakukan pemeriksaan objektif terkait dugaan perlakuan tidak patut terhadap seorang wartawan saat menjalankan tugas konfirmasi.

Aceh

“Monitoring dan evaluasi kesiapan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pidie menjadi langkah penting untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan pemenuhan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten mampu mempercepat operasionalisasi koperasi sebagai penggerak ekonomi gampong, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menghadirkan manfaat nyata bagi perekonomian desa.”

Headline

Dugaan adanya praktik pembekingan tambang emas ilegal di Kabupaten Lebak, Banten, memunculkan pertanyaan publik terhadap efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Dugaan keterlibatan oknum aparat berpangkat bintang dua perlu diusut secara profesional, transparan, dan berdasarkan bukti guna memastikan kebenaran informasi serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.