Scroll untuk baca berita
GroboganJawa TengahPolitik

Grobogan Bangkit Usai Banjir, Pemprov Jateng dan Bank Indonesia Salurkan Bantuan untuk Pulihkan Lahan Pertanian

1255
×

Grobogan Bangkit Usai Banjir, Pemprov Jateng dan Bank Indonesia Salurkan Bantuan untuk Pulihkan Lahan Pertanian

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyerahkan bantuan kepada petani di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Kamis (3/7/2025). Ia menegaskan lahan pertanian di Grobogan yang telah masuk Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus dipertahankan demi menjaga kontribusi pangan Jawa Tengah. (Foto: dok.newsbidik.com/Saryono)

NEWSBIDIK//GROBOGAN — Kabupaten Grobogan perlahan bangkit usai diterjang banjir yang merusak ratusan hektare lahan pertanian pada pertengahan Mei 2025 lalu. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama pemerintah pusat, Pemkab Grobogan, serta Bank Indonesia bergerak cepat memberikan bantuan bagi para petani terdampak, sebagai upaya memulihkan sektor pertanian daerah penyangga pangan nasional tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya mempertahankan lahan pertanian Grobogan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kabupaten ini menyumbang hampir 10 persen dari kontribusi pangan Jawa Tengah, dengan padi sebagai komoditas andalan.

“Grobogan adalah produsen padi unggulan dan memiliki peran strategis menjaga ketahanan pangan nasional. Maka lahan pertanian yang sudah masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) harus kita pertahankan, tidak boleh dialihfungsikan,” tegas Taj Yasin saat menyalurkan bantuan di Desa Sukorejo, Kecamatan Tegowanu, Kamis (3/7/2025).

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ketahanan pangan ke depan kian kompleks, dipengaruhi oleh perubahan iklim dan alih fungsi lahan. Karena itu, menurutnya petani adalah pahlawan pangan Indonesia yang harus mendapat dukungan penuh.

“Panjenengan semua adalah pahlawan pangan Indonesia. Menjaga lahan dan hasil panen adalah bagian dari perjuangan kita bersama,” imbuhnya.

Bupati Grobogan Setyo Hadi menyampaikan bahwa banjir yang melanda beberapa wilayah di Kecamatan Tegowanu telah merusak 373 hektare sawah dan 15 hektare lahan tembakau, bahkan merendam tanaman padi berusia 25–30 hari sehingga mengalami puso. Selain itu, sebanyak 439 rumah warga turut terdampak.

“Perbaikan titik tanggul yang jebol di Sungai Renggong sudah selesai, sementara sejumlah tanggul kritis lainnya masih dalam tahap perbaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Grobogan yang merupakan daerah terluas kedua di Jawa Tengah memiliki potensi pertanian mencapai 124 ribu hektare, dengan komoditas unggulan seperti padi, jagung, kedelai, bawang merah, pisang, tebu, hingga tembakau.

“Bantuan ini bukan hanya dukungan moril, tetapi juga menjadi harapan nyata bagi kami untuk bangkit demi ketahanan pangan dan kesejahteraan petani,” ujar Setyo Hadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares menuturkan bahwa pemberian bantuan tersebut adalah bagian dari strategi nasional memperkuat produksi pangan, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo.

“Grobogan dan Demak menjadi titik penting dalam penguatan produksi pertanian nasional. Ini adalah langkah nyata menuju swasembada pangan,” katanya.

Adapun bantuan untuk memulihkan sawah terdampak banjir di Grobogan antara lain berupa 13.625 kilogram benih padi dari Kementerian Pertanian, yang dialokasikan untuk 545 hektare lahan milik 16 kelompok tani.

Selain itu, Bank Indonesia juga menyerahkan sejumlah mesin pompa air dan alat transplater kepada Kelompok Tani Ngudi Raharjo dan Kelompok Tani Ngudi Mulyo I. Guna mendukung pengendalian hama, diberikan pula bantuan 28 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi di wilayah tersebut.

Langkah kolaboratif lintas instansi ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan pertanian Grobogan sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan Jawa Tengah dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Jawa Tengah

Selain SMKN 5 Semarang, dua sekolah lainnya yang turut menerima penghargaan sebagai SMA/SMK Teraktif adalah SMA Negeri 3 Semarang dan SMA Negeri 6 Semarang.
Program Rengganis Pintar merupakan upaya Disperindag Jawa Tengah untuk mendorong penerapan konsep green industry di dunia pendidikan sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya industri yang ramah lingkungan sebagai strategi memperkuat daya saing dan ekspor daerah.

Aceh

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H. (TRK), resmi melantik delapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemkab Nagan Raya. Dalam arahannya, TRK menegaskan agar seluruh pejabat yang dilantik menjalankan amanah dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab, serta menyatukan langkah untuk mewujudkan visi-misi TRK–Sayang melalui pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.”

Daerah

“Harapan seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, menjadi potret masih adanya masyarakat yang merasa belum tersentuh Program Bantuan Pangan pemerintah. Riadi (Adi), pekerja serabutan dengan penghasilan tidak menentu, memohon keadilan agar dapat masuk dalam daftar penerima bantuan. Pemerintah desa menyatakan akan melakukan verifikasi ulang dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang, sementara hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan. NEWSBIDIK akan terus mengawal perkembangan informasi ini sesuai fakta dan keterangan resmi dari pihak terkait.”

Aceh

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian dan komitmennya melalui program CSR serta mendukung suksesnya HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terjalin untuk membangun Nagan Raya yang mandiri dan madani,” ujar Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK), saat menutup Nagan Raya Fair 2026 di Alun-Alun Suka Makmue, Senin (21/7/2026).

BREBES

“Warga berharap proyek P3-TGAI di Desa Karangsambung dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan mendapat pengawasan maksimal. Dugaan penggunaan material yang dipertanyakan serta kedalaman pondasi yang dinilai minim perlu mendapat klarifikasi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait agar kualitas bangunan irigasi benar-benar terjamin.”

Aceh

“Menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi muda melalui disiplin, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa. Kepercayaan ini adalah kehormatan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.” — Plt. Sekda Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan.

Jawa Tengah

“Saya menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan jabatan yang saya terima telah melalui mekanisme dan ketentuan kepegawaian yang berlaku sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK). Tidak benar jika disebut saya dipromosikan tanpa prosedur atau melalui praktik jual beli jabatan,” tegas NYT dalam hak jawab yang disampaikan kepada redaksi.