NEWSBIDIK.Jepara Sorotan publik terhadap pelaksanaan program revitalisasi di SD Negeri 4 Ujungpandan (Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara) yang dinilai tidak sesuai antara besaran anggaran dan realisasi fisik di lapangan mengindikasikan adanya potensi ketidaksesuaian teknis yang krusial untuk dicermati secara objektif.
Dalam menginvestigasi atau mengawal temuan dugaan ketidaksesuaian antara anggaran (RAB) dan hasil fisik proyek rehabilitasi/revitalisasi sekolah, beberapa indikator dan langkah verifikasi lapangan
berikut penting .Kamis,(05/11/2026)
Jenis jenis, dimensi, dan kualitas material yang terpasang (seperti ketebalan besi beton, kualitas kayu/rangka atap, spesifikasi genteng, atau kualitas adukan semen) dengan standar Rencana Anggaran Biaya (RAB) atau plang proyek yang seharusnya transparan.
Harapan media dan lembaga ekspektorat Periksa apakah ukuran bangunan, luas lantai, panjang pengecatan, atau volume pemasangan fisik lainnya benar-benar sesuai dengan hitungan perencanaan kubikasi/luasan di dalam kontrak..
Sementara kpl sekolah dan bendahara p2sp sekolah tak ada jawaban saat dikonfirmasi lewati via telepon
pagu anggaran 666.107.819 proyek revitalisasi alhasil fisik yang sudah di kerjakan dan matrial yang di belanjakan terpaut sangat jauh .
Menurut kacamata time media dan lembaga spesifik mengenai item pekerjaan fisik tertentu di SD Negeri 4 Ujungpandan yang mencurigakan (diantaranya bagian struktur atap, lantai, atau kusen) atau rincian nilai anggaran yang sedang disoroti, terutama hasil fisiknya.
Baca Juga
Jepara Raih Empat Emas di Porprov Jateng 2026, Target 50 Emas Tetap Dibidik
Proyek TK/TA Srikandang 02 Jepara Disorot, APD dan BPJS Ketenagakerjaan Belum Terpenuhi



















