NEWSBIDIK, BEKASI – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi mulai bergulir. Di Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Rudi Rochman menjadi bakal calon pertama yang secara resmi mendaftarkan diri sebagai calon kepala desa kepada panitia penyelenggara pada Selasa (28/7/2026).
Pendaftaran tersebut menandai dimulainya proses demokrasi di tingkat desa yang akan menentukan kepemimpinan Desa Karangasih untuk periode delapan tahun mendatang. Kehadiran Rudi Rochman dalam proses pendaftaran mendapat perhatian masyarakat karena diiringi ratusan pendukung yang terdiri atas relawan, simpatisan, kader, tokoh masyarakat, serta warga.
Mereka berjalan bersama menuju lokasi pendaftaran dengan tertib melalui kegiatan longmarch yang berlangsung aman dan kondusif. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang perjalanan hingga proses penyerahan berkas pencalonan berlangsung, mencerminkan tingginya perhatian warga terhadap pelaksanaan Pilkades tahun ini.
Berkas pencalonan Rudi Rochman diterima langsung oleh Ketua Panitia Pilkades Desa Karangasih, H. Yaya Ropandi, didampingi Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangasih, Gilang Bayu Nugraha. Seluruh tahapan administrasi berlangsung sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi Rochman hadir bersama istrinya, Iis Sobariah. Kehadiran sang istri dinilai menjadi bentuk dukungan keluarga terhadap langkah pengabdian yang ditempuh melalui pencalonannya sebagai kepala desa.
Panitia Pilkades juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana tetap aman, damai, dan kondusif selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Masyarakat diharapkan menjunjung tinggi nilai demokrasi agar proses pemilihan berjalan secara jujur, adil, dan mampu melahirkan pemimpin terbaik bagi Desa Karangasih.
Mengusung visi “Karangasih Bahagia” dengan slogan “Perubahan Nyata untuk Desa Karangasih”, Rudi Rochman menawarkan sejumlah program yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, pendidikan, serta pembangunan lingkungan.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah peningkatan kesejahteraan guru ngaji. Menurut Rudi Rochman, para guru ngaji perlu mendapatkan perhatian lebih melalui pemberian honorarium secara rutin sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membina pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.
“Di beberapa desa, honorarium guru ngaji masih sebatas administrasi SPJ. Bersama kami, insya Allah kesejahteraan guru ngaji akan benar-benar direalisasikan,” ujar Rudi Rochman.
Selain itu, persoalan banjir menjadi salah satu agenda utama yang akan diprioritaskan apabila dipercaya memimpin Desa Karangasih. Ia menilai penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui langkah terpadu seperti normalisasi drainase, perbaikan saluran air, serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar solusi yang dihasilkan bersifat jangka panjang.
Di sektor lingkungan, Rudi Rochman juga berkomitmen membenahi sistem pengelolaan sampah desa. Program tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga mendorong pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat.
Bidang pendidikan turut menjadi salah satu fokus dalam program kerjanya. Ia menyatakan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Desa Karangasih agar dapat melanjutkan sekolah ke jenjang SMP, SMA, SMK, maupun Madrasah Aliyah tanpa terkendala faktor ekonomi maupun keterbatasan akses.
Tak hanya itu, Rudi Rochman juga menggagas Program Pendidikan Gratis Kejar Paket A, Paket B, dan Paket C bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Program tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh ijazah kesetaraan sebagai bekal melanjutkan pendidikan ataupun memasuki dunia kerja.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak semata diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari meningkatnya kualitas sumber daya manusia, kesejahteraan warga, pelayanan publik yang responsif, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Sekretaris Tim Pemenangan Rudi Rochman, Efendi Subandono, menyebut Pilkades 2026 merupakan momentum penting bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan.
“Generasi Z untuk Perubahan Nyata. Menuju Karangasih Bahagia. Bersama Rudi Rochman,” katanya.
Dukungan terhadap pencalonan Rudi Rochman juga datang dari sejumlah relawan. Haris berharap seluruh tahapan Pilkades berjalan lancar hingga hari pemungutan suara serta masyarakat memberikan kepercayaan kepada Rudi Rochman untuk memimpin Desa Karangasih.
“Semoga dikabulkan Pak Rudi Rochman menjadi Kepala Desa Karangasih,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jimmy yang mengaku tetap mengikuti perkembangan Pilkades meski tidak dapat hadir secara langsung karena bekerja.
“Saya memang tidak bisa ikut mengantar karena bekerja, tetapi saya terus mendoakan semoga Bang Rudi Rochman diberikan kemudahan. Jika memang menjadi pilihan masyarakat, semoga beliau dipercaya memimpin Desa Karangasih,” tuturnya.
Bagi para pendukungnya, proses pendaftaran ini bukan sekadar memenuhi persyaratan administrasi pencalonan, melainkan menjadi awal perjuangan politik untuk menghadirkan pemerintahan desa yang lebih terbuka, bersih, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Setelah tahapan pendaftaran, Pilkades Karangasih akan berlanjut pada proses verifikasi administrasi, penetapan calon, masa kampanye, hingga pemungutan suara. Masyarakat pun diharapkan tetap menjaga persatuan, menghormati perbedaan pilihan politik, serta menjadikan Pilkades sebagai ajang adu gagasan dan program demi mewujudkan Desa Karangasih yang semakin maju, sejahtera, dan harmonis.


















