NEWS-BIDIK NAGANRAYAPolitik

Bupati Nagan Raya Salurkan Alsintan bagi Petani Terdampak Bencana Beutong Ateuh

2419
×

Bupati Nagan Raya Salurkan Alsintan bagi Petani Terdampak Bencana Beutong Ateuh

Sebarkan artikel ini
Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan (TRK) didampingi Wakil Bupati Raja Sayang menyerahkan bantuan Alsintan kepada kelompok tani terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, di halaman Kantor DTPHP Nagan Raya, Selasa (6/10/2026). Foto: Dok. NEWSBIDIK.COM

NEWSBIDIK. NAGAN RAYA  Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang.

Bantuan Alsintan Tahun Anggaran 2026 tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Nagan Raya Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H. (TRK), didampingi Wakil Bupati Raja Sayang, di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Selasa (6/10/2026).

Bantuan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Pertanian itu berupa 17 unit hand tractor dan empat unit mesin perontok padi. Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu petani kembali menggerakkan aktivitas pertanian setelah wilayah mereka terdampak bencana.

Bupati TRK mengatakan, pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam menopang kehidupan masyarakat sekaligus perekonomian daerah. Karena itu, pemulihan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Pertanian tidak hanya berkaitan dengan penyediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat dan penggerak perekonomian daerah,” ujar TRK.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mendorong percepatan pemulihan kondisi Beutong Ateuh Banggalang. Selain bantuan untuk sektor pertanian, Pemkab Nagan Raya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait berbagai kebutuhan masyarakat terdampak.

Baca Juga

RSUD Sultan Iskandar Muda Hadirkan Layanan Hemodialisis, Bupati TRK Pastikan Akses Kesehatan Warga Kian Mudah

Sejumlah program yang didorong antara lain pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak, normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta pembangunan kembali fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan akibat bencana.

“Kita terus berupaya agar Beutong Ateuh ini segera pulih,” katanya.

TRK menjelaskan, sebagian kewenangan dan pembiayaan pembangunan infrastruktur tersebut berada di pemerintah pusat. Oleh sebab itu, Pemkab Nagan Raya terus melakukan komunikasi dan koordinasi agar penanganan berbagai kebutuhan masyarakat dapat segera direalisasikan.

Baca Juga

Timnas Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026, Prabowo Saksikan Drama hingga Adu Penalti

“Untuk hal ini, sumber anggaran dan pelaksanaannya ada di pemerintah pusat. Karena itu, kita terus berkoordinasi dan mendorong agar penanganannya dapat dipercepat,” jelasnya.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Bupati juga mengingatkan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang agar tetap menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun provokasi yang dapat mengganggu

suasana kondusif.

“Saya mengimbau masyarakat Beutong Ateuh Banggalang untuk tetap menjaga kekompakan, persaudaraan, dan kebersamaan. Jangan mudah terprovokasi,” tegas TRK.

97,5 Hektare Lahan Pertanian Terdampak

Kepala DTPHP Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E., mengatakan penyaluran Alsintan tersebut merupakan dukungan Kementerian Pertanian untuk membantu petani memulihkan kembali kegiatan pertanian di kawasan terdampak bencana.

Baca Juga

PETISI AHLI Dukung Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Figur Tepat dan Berpengalaman

Menurut Marzuki, bantuan tersebut tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi yang dilakukan Bupati Nagan Raya dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil komunikasi langsung Bapak Bupati dengan pihak kementerian,” ujar Marzuki.

Berdasarkan hasil pendataan DTPHP Nagan Raya, luas lahan pertanian yang terdampak bencana di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang mencapai sekitar 97,5 hektare.

Dari luasan tersebut, sekitar 43 hektare mengalami kerusakan berat, sementara 54,5 hektare lainnya mengalami kerusakan sedang hingga ringan.

Marzuki menambahkan, lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan akan ditangani melalui program rehabilitasi lahan sawah yang bersumber dari Kementerian Pertanian.

“Untuk lahan yang mengalami kerusakan sedang dan ringan, akan segera kami tangani melalui program rehabilitasi lahan sawah dari Kementerian Pertanian. Saat ini kami dalam proses kontrak dengan kelompok tani,” pungkasnya.

Baca Juga

Stafsus Menteri Koperasi Bersama Kadis Koperasi Aceh Tinjau Kesiapan Gerai KDKMP di Pidie

Penyaluran Alsintan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendukung pemulihan aktivitas pertanian masyarakat Beutong Ateuh Banggalang sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi warga setelah terdampak bencana.

Tinggalkan Balasan

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”