Scroll untuk baca berita
NEWS-BIDIK NAGANRAYASOSIAL-KEMANUSIAAN

Jembatan Gantung Blang Seunong–Gunung Nagan Rusak, Jadi Akses Utama Pelajar ke Sekolah

3101
×

Jembatan Gantung Blang Seunong–Gunung Nagan Rusak, Jadi Akses Utama Pelajar ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

NAGAN RAYA, NEWSBIDIK — Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Desa Blang Seunong dengan Desa Gunung Nagan, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjadi perhatian masyarakat setempat. Jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama warga, termasuk para pelajar yang setiap hari melintas menuju sekolah.

Pantauan Tim Liputan Khusus (Lipsus) Provinsi Aceh di lokasi, Rabu (30/9/2026), menunjukkan kondisi jembatan gantung tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Sejumlah bagian jembatan terlihat memerlukan perhatian dan penanganan dari pemerintah agar akses masyarakat dapat digunakan dengan lebih aman.

Bagi masyarakat di kedua desa, keberadaan jembatan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Selain digunakan untuk mobilitas warga, jembatan juga menjadi jalur yang dilalui siswa dan siswi menuju sekolah di wilayah Kecamatan Beutong.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat apabila tidak segera mendapatkan penanganan. Terlebih, para pelajar harus menggunakan akses tersebut dalam menjalankan aktivitas pendidikan sehari-hari.

Sejumlah masyarakat setempat berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui dinas terkait dapat segera turun ke lapangan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan dan mengambil langkah penanganan sesuai tingkat kerusakannya.

Menurut keterangan warga, kondisi jembatan tersebut sebelumnya telah beberapa kali dilaporkan kepada pihak Dinas PUPR Kabupaten Nagan Raya. Namun, hingga saat ini, masyarakat menyebut belum melihat adanya tindakan perbaikan terhadap jembatan tersebut.

“Kami sudah beberapa kali menyampaikan laporan mengenai kondisi jembatan ini kepada pihak terkait. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian karena jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari pergi ke sekolah,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat juga berharap perbaikan tidak hanya dilakukan setelah terjadi kerusakan yang semakin parah, tetapi melalui pemeriksaan dan pemeliharaan secara berkala sehingga keselamatan pengguna jembatan dapat lebih terjamin.

Mengingat jembatan tersebut menjadi penghubung antardesa sekaligus akses pendidikan bagi para pelajar, masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dan instansi teknis terkait segera melakukan pengecekan serta menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya maupun dinas terkait mengenai rencana penanganan atau perbaikan jembatan gantung tersebut.

Baca Juga

Penertiban Pajak Kendaraan di Aceh Barat: Samsat Aceh Barat Dorong Kepatuhan Wajib Pajak Lewat Pendekatan Humanis dan sosialiasi 

Pencemaran Pantai Meureubo Disorot, Pemkab Aceh Barat dan DPRK Didesak Bertindak

Bupati Nagan Raya Sampaikan Undangan Presiden Prabowo Lewat Hashim Djojohadikusumo

Tinggalkan Balasan