Scroll untuk baca berita
NEWS-BIDIK NAGANRAYA

Diduga Pencemaran Laut, Ikan-Ikan Kecil Mati di Perairan Kuala Pesisir Nagan Raya, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

1191
×

Diduga Pencemaran Laut, Ikan-Ikan Kecil Mati di Perairan Kuala Pesisir Nagan Raya, Dinas Terkait Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

NEWSBIDIK,NAGAN RAYA – Fenomena matinya sejumlah ikan-ikan kecil di kawasan perairan laut Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menjadi perhatian dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan adanya pencemaran lingkungan laut yang berpotensi mengganggu ekosistem perairan serta kehidupan biota laut. Namun, penyebab pasti kematian ikan-ikan tersebut hingga kini belum diketahui dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dari instansi berwenang. Selasa,(03/11/2026)

Masyarakat meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kelautan dan Perikanan, serta instansi terkait agar tidak tinggal diam dan segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

Pemeriksaan kualitas air laut, pengambilan sampel, serta penelusuran kemungkinan sumber pencemaran dinilai penting guna memastikan penyebab kematian ikan tersebut.

Selain itu, apabila ditemukan adanya aktivitas yang terbukti mencemari lingkungan laut, masyarakat berharap pihak berwenang mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Laut merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat pesisir, khususnya para nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil tangkapan ikan. Karena itu, kelestarian lingkungan laut harus menjadi perhatian bersama.

Masyarakat berharap pemerintah Kabupaten Nagan Raya segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini. Jangan sampai dugaan pencemaran dibiarkan berlarut-larut hingga berdampak lebih luas terhadap ekosistem laut dan kehidupan ekonomi masyarakat pesisir.

Tinggalkan Balasan

Aceh

Transparansi pembangunan jembatan Alue Siron–Alue Bata di Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat berhak mengetahui status pekerjaan, sumber anggaran, serta pihak yang bertanggung jawab. Instansi terkait diharapkan memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.”

Daerah

“Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Nagan Raya membutuhkan sinergi, komitmen, dan kerja sama seluruh pihak. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil monitoring, memastikan realisasi anggaran berjalan optimal, serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat terdampak.”