Pengesahan dua qanun strategis ini merupakan komitmen DPRK dalam memperkuat arah pembangunan daerah serta menjamin ketahanan pangan masyarakat Kabupaten Nagan Raya secara berkelanjutan.”
Politik
Menutup 2025, DPRD Pangandaran Perkuat Legislasi, Intensifkan Pengawasan, dan Amankan Agenda Akhir Tahun
“Menjelang akhir tahun, DPRD Pangandaran memastikan seluruh fungsi legislasi, pengawasan, dan representasi masyarakat berjalan optimal, terutama dalam menjaga stabilitas daerah dan sektor pariwisata.”
Ade Ruminah Apresiasi Pengabdian Guru Pangandaran di Momentum Hari Guru Nasional 2025
Guru adalah fondasi utama kemajuan pendidikan. Tanpa dedikasi dan ketulusan mereka, sulit membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. Karena itu, kesejahteraan dan perlindungan guru harus menjadi perhatian bersama,” ujar Anggota DPRD Pangandaran, Ade Ruminah, pada peringatan Hari Guru Nasional 2025.
Ketua DPRD Pangandaran Dorong Evaluasi Status Pasir Putih Pananjung, Usul Beralih ke Taman Wisata Alam
NEWS BIDIK, PANGANDARAN Kawasan Pasir Putih di Cagar Alam Pananjung selama ini dikenal sebagai salah satu daya tarik utama wisata alam Pangandaran. Keindahan hamparan pasir putih, kejernihan air laut, serta…
UPTD PPA Kota Tasikmalaya Dampingi Psikologis Lima Korban Dugaan Pencabulan
NEWS BIDIK,pangandaran Kasus dugaan pencabulan terhadap lima remaja putri yang terjadi di salah satu penginapan di wilayah Pangandaran beberapa waktu lalu tengah mengundang perhatian publik. Pasalnya pelaku dugaan pencabulan adalah…
DPRD dan Dinsos Pangandaran Respons Cepat Kondisi Mansur, Warga Kalipucang Penderita Kanker Usus
NEWS BIDIK, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran Komisi II, Sri Rahayu, bersama jajaran Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran, melakukan kunjungan langsung kepada Mansur (65), warga Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, yang hampir satu…
DPRD Pangandaran Usul Kawasan Kelapa Terpadu, Bidik Industri dan Wisata Pesisir
Penanaman pohon kelapa tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga bisa menjadi kekuatan baru wisata Pangandaran jika dikelola secara terpadu dan berkelanjutan.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
Ketua DPRD Pangandaran Ingatkan 23 KK di Belakang Tanggul Citanduy, Kondisinya Sangat Rawan
Keberadaan warga di belakang tanggul Sungai Citanduy sangat berbahaya jika terus dibiarkan. Dibutuhkan langkah konkret dan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus hidup dalam ancaman banjir setiap musim hujan.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
Bupati Aceh Barat Tarmizi Tekankan Efisiensi Anggaran dan Peningkatan PAD di Tengah Defisit Daerah
Pembangunan wajib tetap berjalan, tapi kita harus disiplin dalam penggunaan anggaran. SPPD akan tetap dipangkas 50 persen, dan setiap pengajuan perjalanan dinas harus mendapat persetujuan langsung dari Bupati,” — Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM.
Ketua DPRD Pangandaran: Petugas DLHK Adalah Pahlawan Sampah, Gaji dan Kesejahteraan Harus Diutamakan
“Kalau tidak bersih, jangan bicara wisata. Para petugas kebersihan ini adalah pahlawan sampah yang bekerja tanpa banyak terlihat, maka gaji dan kesejahteraan mereka harus diperhatikan,” tegas Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin.
Fraksi Golkar DPRD Pangandaran Dorong Akselerasi Pembahasan Empat Raperda Prioritas 2025
Dengan regulasi baru, tata kelola desa harus lebih profesional, transparan, dan akuntabel demi kemajuan Pangandaran.” – Yusef Rahmanudin, Fraksi Golkar DPRD Pangandaran
Jika 120 ODGJ Dilepas, Objek Wisata Pangandaran Terancam “Meleset”,Bukan Melesat
Jika Himathera menghentikan layanan dan 120 ODGJ dilepasliarkan, objek wisata Pangandaran bukan melesat — tapi meleset karena dipadati ODGJ.”
H. Jalaludin S.Ag, Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran
DPRD Pangandaran Desak Usut Tuntas Kasus Tiket Wisata Palsu
Kasus tiket wisata palsu ini harus diselesaikan secara hukum dan ditangani dengan transparansi penuh. Publik berhak tahu berapa sebenarnya pendapatan pariwisata Pangandaran setiap hari.”
— Asep Noordin, Ketua DPRD Pangandaran
Edy Wuryanto Ajak Masyarakat Prioritaskan Obat dan Alkes Buatan Lokal
Semakin banyak tenaga medis dan masyarakat menggunakan obat serta alat kesehatan buatan Indonesia, semakin kecil ketergantungan kita pada produk impor. Ini sekaligus menjadi dukungan nyata bagi tumbuhnya industri nasional,” – Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI.
Edy Wuryanto Dorong Kesadaran Hidup Sehat Lewat Sosialisasi Germas di Blora
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Pencegahan jauh lebih penting dibandingkan pengobatan,”
— Edy Wuryanto, Anggota Komisi IX DPR RI
Edy Wuryanto: Pengawasan Dapur MBG Lemah, Fokus Terlalu pada Kuantitas.
Fakta adanya penerima manfaat MBG yang mengalami keracunan menunjukkan lemahnya kontrol mutu. BGN terlalu fokus pada kuantitas dapur, sementara standar mutu dan keamanannya terabaikan,” ujar Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, Jumat (19/9).
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





